Indahnya Bahasa Cinta oleh Irma Gustiana Andriani

Hidup ini penuh dengan stress. Ada-ada saja yang bikin kita tertekan. Entah itu urusan tumpukan pekerjaan rumah yang rasanya tidak ada selesai-selesainya hingga urusan cicilan panci yang belum terbayar. Bukan hanya ibu-ibu di rumah yang stress dan menggunakan sosial media atau belanja sebagai pelariannya. Para suami stress dengan berusaha memenuhi tuntunan kebutuhan hidup keluarganya, target-target di pekerjaannya, hingga menghadapi kemacetan. Anak-anak kita pun ikut ketularan stress dengan tuntutan mempelajari sejumlah materi yang tidak disukainya di sekolah sampai omelan-omelan para mama dengan dalih kasih sayang.

Bagaimana nih mengurangi virus stress dalam keluarga?

Psikolog Irma Gustiana Andriani di Nova Inspiring Day Bandung 2017
Psikolog Irma Gustiana Andriani di Nova Inspiring Day Bandung 2017

Psikolog Irma Gustiana Andriani, S,Psi, M.Psi dalam acara Nova Inspiring Day di Graha Pos Indonesia Jl. Banda 30 Bandung pada 26 Januari 2017 menyampaikan sebuah vaksin ampuh untuk mengatasi virus ini. Ya benar, virus stress bisa diatas dengan bahasa cinta. Dimulai pada pukul 9.40 pagi, Irma membuka pemaparannya mengenai bagaimana bahasa cinta dapat berpengaruh banyak terhadap keluarga.

“Sekarang ini ibu-ibu bangun tidur yang dicari HP dulu untuk menyapa teman-teman di grupnya. Coba sekali-kali bangun tidur dan menyapa suami: Papa kok ganteng banget pagi ini?” Tentu saja penyataan itu membuat 1000-an ibu-ibu yang hadir riuh tertawa.

Dalam psikologi dikenal kebutuhan hidup manusia yang perlu dipenuhi. Sebuah teori disampaikan oleh Abraham Maslow pada tahun 1943 yang dikenal sebagai Hirarki Kebutuhan Maslow.

Hirarki Kebutuhan Maslow
Hirarki Kebutuhan Maslow.

 

Dimulai dengan kebutuhan dasar (Basic needs) seperti makan, minum, pakaian, tempat tinggal dan keamanan. Setelah itu terpenuhi baru muncul kebutuhan psikologis (Psychological needs) seperti hubungan yang hangat dengan pasangan dan teman.

Walau kebutuhan dasar terpenuhi, tapi kalau kebutuhan psikologis tidak terpenuhi, hidup menjadi tidak nyaman. “Mau nggak rumahnya mewah, tapi suaminya marah-marah terus?” Kenapa tiba-tiba jadi ingat #SaveMelania ya?

Setelah 2 kebutuhan ini terpenuhi, seseorang akan merasa dirinya sangat berharga. “Ibu senang kan kalau makanan dipuji enak. Beda kan kalau suami bilang, “Mama makanannya kaya tetangga sebelah dong.” Ini sih namanya minta tidur di sofa.

Setiap manusia mempunyai kebutuhan psikologis untuk mencintai dan dicintai. Dalam diri setiap orang ada tanki yang harus diisi dengan cinta dan kasih sayang. Ini yang harus dipenuhi sejak masa kanak-kanak.

Jangan bikin bingung anak. Sering bilang sayang sama anak, tapi setelah itu anak dimarahin. Terus kalau sadar, baru minta maaf. Begitu saja bolak-balik, hingga anaknya bingung. Ini benar-benar cinta nggak sih?

Cinta itu bisa menekan stress dan meningkatkan hormon Dopamine yang memberikan rasa  senang, tenang, bahagia dan nyaman.

Hormon yang berhubungan dengan perasaan cinta
Hormon yang berhubungan dengan perasaan cinta (Sumber: http://everydayfeminism.com/ )

 

Hormon Cortisol akan muncul ketika orang stress. Makanya kalau suami pulang kantor atau anak pulang sekolah, jangan ditanya yang membuat mereka dalam posisi tertekan. Seperti mengeluh mahalnya harga cabe atau menanyakan pelajaran di sekolah. Namun cobalah untuk memberikan kasih sayang sebagai peredam stress. Misalnya dengan pelukan atau suguhan makanan yang enak.

Jika hati senang dan tidak stress, tubuh akan memproduksi hormon Dopamin, Norepinephrin, dan Serotonin yang membuat kinerja kita meningkat.

 

5 Bahasa Cinta Dr. Gary Chapman

Bahasa cinta adalah cara seseorang mengekpresikan perasaan cintanya pada orang lain. Setiap orang menerima cinta melalui 5 bahasa di bawah. Namun biasanya ada 1 bahasa yang dominan dari setiap individu. Agar bahasa cinta bisa efektif, penting untuk mengenali bahasa cinta dominan setiap anggota keluarga.

Mungkin ada yang pernah masak jungkir balik untuk suami, tapi suami menanggapi adem ayem atau tetap marah-marah. Nah ini bisa jadi salah dalam mengenal bahasa cinta pasangan. Jadi mari kita kenali 5 bahasa cinta yang membuat seseorang merasa dicintai.

 

#1 Sentuhan Fisik

Ada orang yang hanya merasa dicintai jika disentuh fisiknya secara langsung. “Bisa jadi suami tidak perlu makanan yang mewah, tapi cukup dipegang bahunya ia sudah senang sekali.”

 

#2 Kata-kata mendukung

Memberikan pujian yang tulus sangat manjur untuk memberikan rasa mencintai. Misalnya dengan ucapan, “Papa badannya tetap tegap ya walau sudah berumur.”

 

#3 Waktu bersama

Ada yang merasa dicintai dengan cukupnya waktu untuk bersama. Kebersamaan dengan saling menatap mata, sambil ngobrol santai. Bukan sambil main gadget atau nonton TV. Merasa di dengar dan diperhatikan membuat seseorang merasa spesial.

 

#4 Pemberian hadiah

Hadiah tidak harus mewah. Banyak anak-anak cukup senang kalau ibunya membuatkan kue tertentu, atau suami yang senang dengan bekal yang dibuat istrinya.

 

#5 Pelayanan

Ada juga orang tertentu yang suka dilayani oleh mamanya. “Pulang sekolah setelah diberikan pelukan, ibu menawarkan untuk membuatkan nasi goreng atau minuman kesukaan.”

 

Diskusi

Setelah menyelesaikan pemaparannya, Psikolog di Homeschooling Bina Potensi Anak Indonesia Jakarta ini juga membuka sesi diskusi.

 

#Pertanyaan 1: Bagaimana menyikapi sikap terlalu overprotective ke anak yang akibatnya menjadi sering marah-marah ke anak?

Jawaban:

Konsep mengasuh anak itu sebenarnya di mulai dari konsep komunikasi yang baik. Sebagai orangtua cobalah untuk berempati dengan perasaan anak. “Coba bayangkan kalau kita saja terlalu sering dibilangin jangan, nggak boleh ngapa-ngapain karena terlalu sayang. Itu juga rasanya akan tidak nyaman,” kata psikolog

Orangtua perlu memberikan informasi mana yang boleh dan tidak boleh kepada anak. Terlalu melindungi anak, akan menyebabkan anak menjadi penakut, ragu-ragu dan kurang percaya diri ketika dewasa. Namun jika tanpa batasan, anak bisa tumbuh menjadi orang dewasa yang seenaknya. Jadi kuncinya ada pada pola komunikasi, mana yang boleh dan tidak boleh. Lalu berikan anak kesempatan untuk bebas berekplorasi dan berlatih. Banyak lah berkomunikasi dan bersama anak.

 

#Pertanyaan 2: Bagaimana mengalihkan perhatian anak dari gadget?

Jawaban:

Rekomendasi dokter anak di Amerika ada ketentuan dalam penggunaan gadget pada anak. Usia 0-2 tahun sama sekali tidak boleh terpapar oleh gadget. Karena sinar biru yang terpancar dari layar HP dapat melukai retina mata. “Saya punya pasien umur 4 tahun matanya sudah minus 5. Ketika di zoom, di retina matanya banyak luka.”

Anak umur 3-5 tahun hanya boleh 1 jam (sudah termasuk TV). Dan bukan 1 jam nonstop ya, tapi dibagi menjadi per 15 menit. Gadget boleh dipakai untuk hiburan seperti bernyanyi, mengenal warna, berhitung.

Untuk usia sekolah, boleh 1,5 jam. Tujuannya untuk hiburan dan edukasi. Jangan lupa untuk membaginya juga durasi yang lebih kecil dan dengan pendampingan orangtua.

Usia 12 tahun ke atas (remaja) anak sudah boleh diberi kepercayaan untuk menggunakan gadget dengan syarat dan kondisi tertentu. Dengan catatan passwordnya diketahui bersama. Tapi anak sekarang pintar-pintar. Password gonta-ganti setiap hari atau punya dua akun. Akun yang bisa di follow Mama dan akun yang tidak bisa di follow Mama. Sekali lagi di sini kata kuncinya adalah komunikasi.

Arahkan anak untuk bermain di dunia nyata dengan teman sebaya. Pengguna gadget cenderung pasif dan tidak ada interaksi. “Efeknya beda antara memberi senyum dengan emoticon, dengan langsung tersenyum dengan orang lain. Anak yang belajar emosi dari gadget, hasilnya akan berbeda dengan yang interaktif.

Dan yang terpenting adalah menjadi role model. “Kalau ingin membatasi anak main gadget, ya ibunya juga harus menahan diri bersosial media.”

 

Bahasa Cinta Keluarga

Pekalah pada bahasa cinta keluarga kita. Jangan juga ungkapan cinta disampaikan hanya karena ada maunya. Bisa jadi awalnya kagok kalau belum terbiasa. Semakin kita mengenal bagaimana keluarga kita merasa dicintai, semakin efektiflah komunikasi dalam keluarga.

Selamat mengamati bahasa cinta orang-orang terkasih di sekitar kita ya teman-teman…

1000 lebih ibu-ibu cantik berdress code merah di Nova Inspiring Day Bandung 2017
1000 lebih ibu-ibu cantik berdress code merah di Nova Inspiring Day Bandung 2017

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

2 thoughts on “Indahnya Bahasa Cinta oleh Irma Gustiana Andriani

  • January 31, 2017 at 9:10 am
    Permalink

    Hai Teh Shanty salam kenal, tfs ya tulisannya bagus, pemaparan diatas sama dengan mengajak menjadi Istri Solehat dan Ortu yang bijak.. cara saya dan suami menghindari stress adalah dengan menekuni hobi, banyak bersyukur, gak punya hutang, cicilan, kreditan dan jauhi meriba heheh insya Allah tenang dan bahagia^^

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: