Kaleidoskop Ilmu Menulis 2016 Shanty’s Story

Ada 2 alasan mengapa saya tahun ini tidak berminat untuk mengikuti kelas menulis. Pertama, karena  sudah pernah mendapatkan ilmu menulis gratis di Akademi Menulis 5 Menara, sebuah kelas 12 pertemuan dengan Pak Guru Ahmad Fuadi. Kedua, karena ilmu menulis itu bisa dipelajari dengan mengenal lebih jauh penulis-penulis yang kita sukai tulisannya.

Saya merasa beruntung sekali di tahun 2016 ini bisa belajar dari 11 penulis yang baik hati dan tidak sombong untuk membagi ilmunya. Agar tidak lupa, semua ilmu yang saya dapatkan saya catat dengan rapi. Maunya sih ditulis tangan, tapi apa daya tulisan tangan saya jelek sekali. Jadi biar tidak pusing bacanya dan bisa dinikmati banyak orang tanpa harus memfotokopi, ilmu mereka saya abadikan dalam tulisan-tulisan di blog.

Berikut 11 penulis yang ilmunya membuka wawasan tentang dunia penulisan, disajikan sesuai abjad. Untuk mengintip ilmu mereka, bisa langsung di klik nama mereka ya.

 

#1 Adhitya Mulya

Sebagai penulis pemula, kita paling rentan kalau dikritik. Sedikit dikritik langsung pundung. Ini yang menyebabkan saya mengorek-ngorek ilmu mengenai Cara Menghadapi Kritik yang ditulis penulis Novel Sabtu Bersama Bapak dalam blog-blognya. Semoga tahun 2017 saya bisa mengenalnya lebih jauh bersama teman-teman di #ODOPfor99days.

 

#2 Adjie Silarus

Adjie Silarus adalah seorang praktisi mindfulnes yang telah menulis 2 buku yang saya nilai sangat seru dan penting untuk dibaca. Sebelum dibukukan, Adjie menulis tulisan-tulisannya di blog. Ini yang membuatnya cukup menarik untuk saya ajak Kulwap di #ODOPfor99days. Dari Adjie, saya belajar mengenai perlunya memisahkan proses mengonsumsi informasi, berkomunikasi, dan mencipta. Ini yang saya masih harus banyak belajar agar bisa mindful ketika menulis. Jangan menulis sambil ingat tumpukan setrikaan atau cek sosial media.

 

#3 Agustinus Wibowo

Sebenarnya saya bertemu Agustinus Wibowo, si penulis traveler Titik Nol ini pada akhir 2014 di kelas terakhir Akademi Menulis 5 Menara. Hanya saja tulisan itu saya angkat lagi untuk dibagi di blog pada tahun ini. Dari Mas Agus saya jadi melihat sisi lain yang namanya traveler writer. Mereka tidak merekam perjalanan seperti turis biasa. Tapi memaknai perjalanan dengan lebih dalam dan membuka cara pandang mereka tentang hidup. Daleeeemmmm.

 

#4 Ahmad Fuadi

Ini sih Pak Guru Menulis saya. Sebuah keberuntungan saya bisa dapat ilmu langsung dari beliau. Itu sebabnya saya begitu ingin membaginya dengan teman-teman di #ODOPfor99days dengan mengundang Bang Fuadi sebagai pemateri pertama di grup. Ada 11 pertanyaan yang dijawab Bang Fuadi dalam Kulwap selama 1 jam pada Maret 2016 lalu.

Berhubung Bang Fuadi belum juga sempat membuka kelas Akademi Menulis 5 Menara angkatan kedua, dalam postingan Materi Akademi Menulis 5 Menara, saya bagikan link mengenai resume pelajaran kami di angkatan pertama. Semoga bisa diambil manfaatnya dan menjadi pahala buat Pak Guru.

 

#5 Carolina Ratri

Senang sekali ketika Seleb Blogger sekelas Carolina Ratri mau berbagi ilmu dengan emak-emak penuh rasa ingin tahu di grup #ODOPfor99days. Alhasil, setelah Kulwap ini, banyak deh teman-teman #ODOPfor99days yang tulisannya bisa nongol di Portal Rocking Mama yang digawangi Ratri. Kita memang perlu ilmu langsung dari yang punya kuncinya.

 

#6 Dewi Lestari

Siapa sih orang Indonesia yang nggak kenal Dewi Lestari. Penulis papan atas yang ilmunya sering dibagi-bagi dalam tulisan-tulisannya di blog. Saya sendiri sempat merangkum 9 Tips Menulis dari Dewi Lestari dalam sebuah tulisan pada Januari 2016. Ternyata ya, Dewi Lestari itu baik dan tidak sombong. Buktinya ia mau diajak Kulwap untuk menjawab pertanyaan teman-teman di #ODOPfor99days.

Ada yang bertanya ke saya bagaimana cara menghubungi Dewi Lestari. Di era sosial media seperti sekarang, tidak sulit untuk kita mendapatkan kontak seorang penulis. Saya sendiri menemukan kontak Dewi dari blognya. Di sana ada e-mail yang bisa dihubungi. Hanya 1 minggu saya sudah mendapat jawaban langsung dari Dewi, bahwa ia bersedia ‘jumpa fans’ di grup WA. Berdasarkan pengalaman saya selama ini, tidak ada penulis yang sulit untuk dihubungi jika kita menyampaikan maksud kita dengan jelas dan singkat.

 

#7 Dian Kristiani

Kalau ada penulis yang bukunya banyak banget, Dian Kristiani termasuk salah satunya. Di saat kita mau punya buku satu saja susah sekali, eh si Ibu ini punya seratus lebih kayanya. Ia sendiri bahkan sudah tidak tahu lagi berapa jumlahnya. Padahal beliau notabene adalah ibu 2 anak dan hidup tanpa pembantu rumah tangga. #KokDiaBisa_KokSayaNggak? Itu sebabnya saya merasa perlu memboyongnya untuk kulwap di grup #ODOPfor99days.

 

#8 Feby Indirani 

Awalnya saya tidak merasa kenal dengan Feby. Tapi setelah mendengar materi yang dibawakannya mengenai langkah membuat book review yang disampaikan dalam acara Padi Meet up di Telkom Bandung ini, saya jadi tertarik untuk lebih serius membuat ulasan dari sebuah buku. Uniknya, belakangan saya baru tahu, ternyata saya memiliki nomor HPnya karena pernah berada dalam satu grup komunitas Alumni IATSS Jepang. What a small world.

 

#9 Langit Amaravati

Seleb blogger yang sering membuat tulisan menggegerkan dunia perbloggeran ini punya cara menulis yang menarik. Itu sebabnya langsung saya geret untuk kulwap bersama teman-teman-teman #ODOPfor99days. Dari Langit, saya cari tahu bagaimana caranya bisa menembus ajang bergengsi sekelas UWRF yang pernah ia menangkan.

 

#10 Monica Anggen

Saya ini memang sudah lama nge-fans sama buku-buku non fiksinya Monica Anggen yang bertebaran di toko buku. Bukunya yang best seller ada 5 loh. 5, bukan 1! Dari Monica saya belajar untuk tidak cengeng sebagai penulis. Monica yang pernah jadi single parent dan tidak punya laptop tetap bisa semangat menulis di sela-sela kesibukannya mencari uang. Jadi malu kalau masih mau mengeluh dengan apa yang saya miliki selama ini.

 

#11 Ollie Salsabela

 

Ilmu dari bos Zetta Media ini saya dapat dalam acara Padi Meet up di Telkom Bandung. Yang paling bikin saya terpesona adalah kemampuan membacanya yang luar biasa. Ia bisa membaca 1-2 buku per hari loh! Dalam acara itu, Ollie berbagi tips dan berlatih membaca cepat yang bisa kita praktekkan.

 

#12 Shanty Dewi Arifin

Last but not least, its me! Hus jangan protes ah. Boleh dong saya ikut ambil bagian dalam tulisan ini. Lah ini kan blog saya, ya suka-suka saya dong. Bukan apa-apa juga sih, sekedar sayang kalau sedikit ilmu yang saya punya tidak tersimpan dengan rapi. Lagian siapa tahu nanti ada yang mau bertanya-tanya soal menulis, jadi saya tinggal sodorkan sejumlah tulisan yang pernah saya buat mengenai ilmu menulis.

Berikut beberapa ilmu menulis dari Shanty:

9 Tips Menulis Resume ala Shanty

Kulwap Pertama Bersama PC Menulis IIP Sumut

Kulwap bersama Rumbel Menulis IIP Sulsel

Membuat Blog itu gampang

Pilihan Media menulis dengan Google Dokumen

Tulisan Pertama yang Memalukan

Perjalanan Menemukan Passion Menulis

 

Demikianlah sejumlah ilmu menulis yang saya pelajari di tahun 2016. Ilmu menulis itu bertaburan kok. Yang penting adalah mulai berlatih dan mempraktekkannya dalam bentuk tulisan. Kalau butuh teman berlatih, yuk gabung bersama #ODOPfor99days 2017.

Semoga Kaleidoskop Ilmu Menulis 2016 ini bermanfaat bagi teman-teman dan menjadi ladang amal bagi para penulis yang sudah berbaik hati membagi ilmu mereka.

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

Leave a Reply

%d bloggers like this: