Pilihan Media Menulis dengan Google Dokumen

Ketika ada keinginan untuk  mencurahkan isi kepala ke dalam sebuah bentuk tulisan, selanjutnya muncul masalah lain. Mau menulisnya dimana? Sebenarnya pilihannya cukup banyak. Tapi jangan dijadikan alasan untuk jadi mikir lama dan malas untuk mulai menulis ya. Sssttt menulis itu penting karena bisa mempengaruhi kesehatan mental dan fisik loh. Baca deh artikelnya dalam Menulis untuk Kesehatan yang pernah saya tulis.

 

Pilihan media menulis

Setidaknya ada 7 media menulis yang bisa teman-teman manfaatkan untuk mencurahkan isi kepala. Mari kita bahas secara singkat satu per satu.

#1 Blog atau mini blog

Buat saya sih blog adalah tempat berbagi tulisan pendek yang paling ideal. Karena tulisan di blog mudah dicari dan diarsipkan ke dalam kategori tertentu. Blog itu dapat diakses oleh banyak orang. Terbuka untuk semua orang. Walau kita memang bisa juga sih membuat blog dengan settingan privat, dimana hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu yang kita kehendaki saja. Nilai plus lain, kalau cukup cerdas, kita bisa mendapatkan uang dari blog kita.

Baca Membuat Blog itu Gampang.

 

#2 Notes di Facebook

Kalau merasa terlalu ribet buat blog, teman-teman bisa memanfaatkan notes di Facebook. Fungsinya seperti blog juga. Cuma nggak pake ribet memilih template dan menu. Kekurangannya, kita tidak bisa menyimpan tulisan kita dalam kategori tertentu. Notes Facebook ini setahu saya hanya bisa diakses dengan laptop, dan tidak bisa melalui HP.

 

#3 Status FB (atau media sosial lain)

Jangan meremehkan status FB dengan hanya mengisinya dengan status-status mengeluh nggak jelas. Teman-teman bisa menengok status beberapa celeb FB yang statusnya bisa mendatangkan ribuan like karena begitu berisi dan bermanfaat bagi pembacanya. Memang kelemahannya, kita jadi kesulitan mencari tulisan lama kita. Tapi itu bisa diakali dengan  memberikan hastag #tema tertentu agar mudah untuk dicari.

 

#4 Google Document

Menulis di Google Document ini ternyata seru juga loh buat teman-teman yang tidak mau ribet. Persis seperti kita menulis di Word dalam laptop kita, namun bisa kita share ke orang lain. Caranya nanti saya uraikan di bawah ya.

 

#5 Word di Laptop

Kalau keukeuh nggak mau ada orang yang boleh lihat tulisan kita, menulis di Word juga tidak masalah. Biar ide tidak gampang hilang ketika sudah di depan laptop, ada baiknya kita selalu memiliki notes kecil untuk mencatat ide yang lewat.

 

#6 Notes HP

Buat teman-teman yang tangannya nggak bisa lepas dari HP, menulis di Notes HP juga cukup efektif. Sisa waktu beberapa menit pun bisa dimanfaatkan untuk menulis satu dua paragraph. Saya sendiri sudah bertahun-tahun menggunakan apps Color Note untuk Notes di HP. Saya suka Color Note karena ringan dan memiliki tampilan warna-warni. Jadi kategori tulisan yang berbeda dapat dibedakan dengan warna yang berbeda.

 

#7 Buku tulis

Tapi memang ya, menulis di buku tulis tetap wajib hukumnya. Menulis dengan tangan itu sensasinya berbeda. Ada emosi yang keluar lebih dalam di sana. Kalau saya biasanya suka corat-coret dulu dibuku tulis sebelum menuangkan tulisan ke Blog.

Jadi mau memilih yang mana? Ya udah dicoba saja satu per satu. Yang penting menulis, jangan banyak mikir.

 

Google Dokumen

Berikut saya ingin berbagi cara membuat Google Dokumen, cara mendapatkan link, dan cara memendekkan link. Informasi ini pernah saya sampaikan untuk teman-teman di kelas Matrikulasi IIP Batch 2.

A. Cara membuat Google Dokumen

#1 Buat tulisan di notes HP atau Microsoft Word di komputer.

#2 Buka Google Dokumen di website google.com.

Dengan Google Dokumen kita bisa memilih membuat file dokumen (word), spreadsheet (excel), slide (powerpoint), atau formulir. Untuk tulisan biasa pilih Dokumen dan buka Google Dokumen.

#3 Pilih start a new document pada tipe Blank.

Copy tulisan yang kita tulis sebelumnya dan paste-kan di kertas kosong yang tersedia.

#4 Beri judul dengan meng-klik Untitled Document.

Tadaaa…. tulisan sudah siap untuk disajikan!

Jika ingin direvisi dan menambahkan sesuatu, tinggal diedit saja. Linknya tidak akan berubah. Pembaca akan selalu melihat revisi terbaru walau mendapatkan link yang sebelum revisi.

B. Cara mencopy link

#1 klik share di bagian kanan dokumen.

#2 klik Get shareable link

#3 klik copy link

Tadaaa (2)….teman-teman punya link tulisan!

Kalau yang pengen rahasia-rahasiaan, bisa menambahkan e-mail orang-orang tertentu di bagian people.

C. Cara memendekkan link

Link yang panjang, sering tidak enak dilihat. Bikin lebar kolom setoran di pendataan. Belum lagi kalau mau pamer di twitter yang terbatas hanya 140 karakter. Jadi tolong ya, kalau bisa itu link dirapikan dulu.

Caranya cukup masuk ke bitly.com. Paste-kan link yang panjang ke kolom ‘shorten’ yang tersedia. Segera akan muncul link pendek yang lebih ramping dan cantik.

Tadaaa (3)….teman-teman punya link tulisan yang bisa di paste-kan ke FB grup, WA grup, dibagi ke suami atau teman-teman di sosial media.
Semoga membantu dan tidak ada lagi alasan tidak memulai menulis.

#Emak-emak_dilarang_GAPTEK

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

Leave a Reply

%d bloggers like this: