Dimuliakan dan Dihinakan

Begitu mudahnya ketika Tuhan berkehendak menghinakan atau mengangkat seorang hamba-Nya. Dua kejadian yang terjadi belum lama bisa kita jadikan pelajaran. Ketika Tuhan berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin.

Ada seorang anak SMA dari Banyuwangi yang diberikan kemampuan menulis rangkaian kata yang kandungan maknanya begitu dalam. Dalam waktu sekejap tulisannya masuk ke dalam hati sejumlah orang. Disebarkan dengan begitu ringan. Diiringi dengan pujian kekaguman dan doa yang tulus untuknya. Hingga saat tulisan ini ditulis akunnya di Facebook telah diikuti oleh 128 ribu orang lebih. Namanya diangkat dalam sejumlah media dan TV sebagai anak yang luar biasa. Saya sendiri saking terpesonanya, langsung menjapri sambil memohon bisa jadi temannya. Membaca tulisan Afi Nihaya Faradisa membuat saya merasa Indonesia akan baik-baik saja, jika anak mudanya banyak yang seperti itu.

Namun ternyata bisa juga Tuhan memberikan amarah yang begitu tidak terkontrol kepada seorang Ibu saat bertemu dengan Pak Polisi di tengah jalan. Dalam waktu sekejap video tersebut menjadi viral. Disebarkan dengan sama ringannya dengan kasus di atas. Diiringi cacian dan hinaan yang sangat menyakitkan – bahkan bagi saya yang tidak kenal si Ibu itu. Akun si Ibu pun dikepoin sejumlah orang. Entah mimpi apa si Ibu semalam.

Banyak dari kita memuji setinggi langit kepada Afi. Atau menghina serendah tanah kepada si Ibu. Sekilas terlihat Afi mendapatkankan kenikmatan dan si Ibu mendapat musibah. Entah kenapa saya merasa dua-duanya adalah bentuk ujian yang sangat luar biasa.

Bukan tidak mungkin dengan kejadian ini Afi menjadi merasa terbebani dengan pujian yang tiba-tiba menghampirinya. Atau sebaliknya buat si Ibu, bukan tidak mungkin kejadian ini membuatnya mendapat bimbingan untuk mengendalikan amarah dan menjadi orang yang lebih menyenangkan buat banyak orang. Bukan hal yang tidak mungkin kan?

 

“Katakanlah: Wahai Tuhan Pemilik Kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki.

Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki, Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki.

Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam.

Dan Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup.

Dan  Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.”

(QS Ali Imran 3:26-27)

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

Leave a Reply

%d bloggers like this: