Kumpulan Catatan Pendek

Sepanjang tahun ini, selain menulis di blog, ternyata saya sering juga membuat catatan pendek di status Facebook. Kalau orang lain yang rupawan punya foto selfie yang suka dipamer, nah saya mampunya selfie dalam bentuk status. Status-status ini, kadang suka hilang dan susah buat saya mencarinya. Jadi ada baiknya saya simpan di blog agar mudah di cari.

 

Hal yang paling Mudah dan Sulit, 18 Desember 2016

Hal yang paling MUDAH dilakukan adalah menemukan kesalahan orang lain.

Hal yang paling SULIT dilakukan adalah menemukan kesalahan diri sendiri.

Semoga kita diberi kekuatan untuk bisa melakukan sebaliknya.

 

Haters, 21 Januari 2016

Entah kenapa kejadian seperti ini selalu berulang saya lihat,

  1. Terjadi sebuah masalah.
  2. Seseorang merasa melihat solusinya dan mencoba memecahkannya.
  3. Solusi berhasil (sedikit) walau belum sempurna.
  4. Haters muncul berusaha mematahkan semangat seseorang tersebut untuk tetap bergelimang masalah.
  5. Seseorang itu menyerah dan pundung.
  6. Mereka semua kembali pada no 1.

Tapi ada seseorang yang kuat dan bertahan dengan memasang kacamata kuda terhadap segala macam usaha haters. Semata-mata karena mereka yakin seyakin yakinnya akan teratasinya masalah tersebut. Suatu saat nanti. Jika konsisten dan mendapat dukungan.

Mereka tidak terpengaruh pada haters yang selalu dirundung energi negatif. Mereka mampu mengabaikan energi negatif itu. Karena mereka sadar sesadar sadarnya jika tertular energi negatif itu, masalah tidak akan pernah selesai.

Jangan pernah menggadaikan energi positifmu untuk kebahagiaan para haters. Biarlah haters mati sendiri dengan energi negatifnya, itu pilihan mereka. Tidak ada seorang pun yang bisa membantu mereka.

Semoga kita tidak menjadi haters buat anak-anak kita, keluarga kita, lingkungan kita, negara kita. Amin.

 

Istigfar, 25 Oktober 2016

Mari kita ISTIGFAR. Setiap orang punya andil dalam sebuah musibah yang terjadi.

“Kebajikan apa pun yang kamu peroleh adalah dari sisi Allah, dan keburukan apa pun yang menimpamu, ITU ADALAH KESALAHAN DIRIMU SENDIRI.” (QS An Nisa 4:79)

Siapa yang masih buang sampah sampah sembarangan?

Siapa yang masih tidak peduli dengan lingkungan sekitar rumahnya yang kotor?

Siapa yang membiarkan anak-anaknya buang sampah sembarangan?

Siapa yang seluruh lahan rumahnya ditutupi perkerasan sehingga air tidak bisa mengerap ke dalam tanah dan membebani saluran kota?

Siapa yang hanya bisa ngomel-ngomel dan menyalahkan orang lain?

Mari kita ISTIGFAR. Semoga diberikan jalan keluar untuk anak-anak kita.

 

Marah, 13 Oktober 2016

Saat kita MARAH pada orang lain itu biasanya karena 2 sebab:

  1. Marah terhadap kebodohan orang tersebut
  2. Marah terhadap diri sendiri.

Hanya 2 itu pilihannya. Tidak ada yang lain.

Bagaimana cara mengeceknya?

Cukup sederhana. Apabila kita masih marah setelah orang tersebut MINTA MAAF, itu menunjukkan bahwa kita sebenarnya MARAH pada DIRI SENDIRI.

Dan kalau itu yang terjadi, tidak ada yang bisa dilakukan dunia. You have to deal with yourself.

Its your life, its your choice!

 

 

Pertanyaan dan Kunci Jawaban, 9 Oktober 2016

Setiap pertanyaan kehidupan itu sebenarnya kunci jawabannya ada di dalam diri setiap manusia itu sendiri.

Bisa saja pertanyaan itu diajukan kepada orang lain yang kita anggap lebih berilmu dalam hal tersebut. Tapi selama jawabannya tidak sejalan dengan kunci jawaban, kita akan berat menerimanya.

Setidaknya semoga orang-orang yang lebih berilmu itu bisa membantu kita menemukan kunci yang hilang. Kunci untuk menemukan jawaban yang tepat yang sebenarnya sudah ada di dalam diri kita sendiri.

 

Mimpi dan Ingin, 23 September 2016

Bedanya MIMPI dan INGIN

MIMPI adalah sesuatu yang:

#1 SUDAH nyata dalam IMAJINASI sampai bisa dibayangkan rasanya seperti apa.

#2 SUDAH punya RENCANA bulanan, mingguan, hingga harian untuk mencapainya.

#3 SUDAH berusaha mencari dan mempelajari ILMUnya.

#4 SUDAH pernah melakukan USAHA untuk mencapainya.

#5 SUDAH punya TARGET kapan ingin mencapainya.

Jika terlalu banyak BELUMnya, maka namanya hanya sekedar INGIN. Dan tidak usah terlalu berharap banyak itu akan bisa TERWUJUD. Kalaupun terwujud, besar kemungkinan tidak akan bisa dinikmati.

Karena akan segera berpindah pada KEINGINAN yang lain.

Karena itu hanyalah sekedar KEINGINAN bukan IMPIAN.

Apakah kita seorang PENGINGIN atau PEMIMPI? Lu niat nggak sih?

 

1/3, 19 September 2016

1/3 dari diri saya perlu merasa dibutuhkan, diapresiasi hasil kerjanya, dipuji, dan dihargai.

1/3 lagi saya merasa penting untuk diingatkan, dinasehati, dikritisi agar tidak lepas terbang ke awan hidungnya.

Dan 1/3 sisanya, ada masanya saya perlu dianggap tidak ada. Sehingga bisa tenang dalam kesendirian dan kesunyian…

 

Rejeki, 30 Juni 2016

Kenapa ada orang yang rajin ibadah rejekinya seret, sementara ada orang yang tidak rajin ibadah diberi rejeki yang banyak?

Tidak ada hubungannya ibadah sholat, puasa dengan rejeki harta yang diterima. Rejeki dijamin Allah, tapi harus diusahakan.

Yang berusaha sesuai ketentuan Allah, akan mendapatkan rejeki. Dan sholat BUKAN cara mendapatkan rejeki, melainkan bekerja.

Perintah dan larangan Allah ada 2 macam. Ada perintah dan larangan yang berkaitan dengan kehidupan dunia, ganjarannya di dunia. Ada juga perintah dan larangan yang berkaitan dengan ibadah ritual yang balasannya di akhirat.

Yang bekerja sesuai ketentuan Allah, akan mendapatkan rejekinya.

Jadi jangan mengira jika hanya mengaji di mesjid, sholat tapi tidak berikhtiar dengan bekerja bisa mendapatkan rejeki. Dan jangan juga menganggap orang yang berlimpah kekayaan adalah orang yang pasti di sukai Allah.

(Jawaban Quraish Shihab dalam Tafsir Al Misbah Metro TV 29 Juni 2016)

 

Hidup Ringan, 3 April 2016

 

Kalau saya perhatikan, orang-orang yang suka memudahkan urusan orang lain, hidupnya terlihat mudah, ringan, dan menyenangkan.

Tapi sebaliknya, orang-orang yang punya hobi mempersulit hidup orang lain, hidupnya memang sulit, berat, dan penuh penderitaan.

Entah mengapa….

 

(Bersambung)

 

 

 

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

Leave a Reply

%d bloggers like this: