Warning: Error while sending QUERY packet. PID=260838 in /home/shantyst/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1879

Review Buku Your Personal Breakthrough karya Valensius Calvin

Saya membaca buku ini karena  rekomendasi seorang teman. Sebenarnya saya jarang tertarik membaca buku motivasi pengalaman seseorang tanpa mengetahui reputasi si penulis terlebih dahulu.

Buku Your Personal Breakthrough, 10 Langkah Memaksimalkan Potensi diri (Elex Media, 2016) ditulis oleh Valensius Calvin, seorang pengusaha muda yang memulai usaha pertamanya ketika tidak bisa melanjutkan kuliah pada usianya 17 tahun. Walau covernya kurang menarik, namun karena harganya cukup terjangkau ketika di beli toko buku diskon, akhirnya saya embat juga buku ini.

 

Siapa Valensius Calvin?

Cerita tentang dirinya diletakkan pada bagian akhir buku.  Remaja kelahiran 21 Mei 1995 ini pada awalnya berasal dari keluarga yang berkecukupan. Namun setelah kebangkrutan yang dialami papanya, ia mulai hidup dalam keterbatasan. Mengalami harus jualan di sekolah dan selalu menunggak uang sekolah. Bahkan walau pernah menjadi Ketua OSIS dan mendapatkan beasiswa 100% dari salah satu universitas unggulan di Jakarta, ia tidak bisa mengambil ijazah SMAnya karena uang sekolah yang masih belum lunas.

Calvin memilih menjadi sales di toko handphone di supermall Lippo Karawaci. Kemudian ia melihat peluang untuk menjual roti panggang untuk karyawan toko yang belum sarapan, dan menjadi tukang mengumpulkan barang bekas seperti kardus dan gelas mineral bekas untuk dijual di tukang loak. “Terkadang kesulitan membuat otak kita bekerja lebih kreatif.” (hal 176)

Gengsi tidak bisa membuat saya kaya, tetapi kalau saya kaya, saya akan bergengsi.

Karena rajin mempelajari produk baru setiap hari dan melayani pelanggan dengan sepenuh hati, ia menjadi sales top di toko tersebut. Padahal saat itu usianya baru 17 tahun. Keberuntungan mulai menghampirinya satu demi satu. Dari sebuah kejadian sepele, ia bertemu dengan seorang investor yang bisa membantunya mendirikan toko pertamanya. Calvin kini mengembangkan usaha dalam bidang digital marketing dan network marketing. Dalam waktu 2 tahun, ia bisa melunasi hutang keluarganya.

Kok bisa? Bagaimana caranya?

Itu yang ia bagi dalam buku ini. Nah buat teman-teman yang ingin belajar dari  Calvin bagaimana caranya tidak minder karena tidak kuliah dan ingin memulai berbisnis di usia muda, sangat cocok membaca buku ini.

Tapi saya yang emak-emak ini juga, suka sekali membaca buku ini. Banyak ilmu baru yang membuka mata saya dari cara pandang anak sulung dari 3 bersaudara ini dalam menyikapi permasalahan dalam hidup. Kita memang bisa belajar dari siapa saja. Walau orang itu baru lahir saat kita sudah kuliah tingkat dua. #berasa_tua

Memaksimalkan Potensi Diri ala Valensius Calvin

Calvin membagi bukunya menjadi 10 bagian. Bisa jadi untuk menyesuaikan dengan judul buku ini. Jangan tertipu, ia tidak membagikan 10 langkah memaksimalkan potensi diri. Ia membagikan jauh lebih banyak dari itu. Berikut beberapa poin menarik yang bisa jadi membuat seorang Valensius Calvin menjadi seorang pengusaha sukses pada usia muda.

  • 8 hal yang perlu dilakukan jika ingin sukses di usia muda: Pintar melihat peluang, berani mengambil resiko, sabar dan tetap fokus, percaya pada diri sendiri, bekerja sesuai passion, bekerja dengan cerdas, terus belajar dan berinovasi, dan berteman dengan orang sukses.
  • Jalankan satu usaha dulu hingga stabil sebelum melirik usaha yang lain. Bukan sebuah kebanggaan jika punya banyak usaha, tapi tidak ada yang stabil.
  • Produktivitas bukanlah mengenai soal berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk suatu pekerjaan, namun tentang apa yang yang mampu kita hasilkan dan selesaikan.
  • Menyikapi alasan tidak punya waktu, Calvin menyadarkan kita bahwa semua orang memiliki 24 jam yang sama. Bedanya adalah di skala prioritas setiap orang. Sebenarnya tidak perlu mengalokasikan banyak waktu untuk memulai usaha, cukup beberapa jam saja dalam sehari secara konsisten.
  • Mengenai perubahan, mulailah dari yang kecil terlebih dahulu. Perubahan kecil jika dilakukan terus menerus, akan menciptakan perubahan yang besar. Dengan menantang diri sendiri sedikit demi sedikit, kita pasti bisa mengatasi tantangan terbesar sekalipun. Mulailah konsisten dari yang kecil. Lakukan secara konsisten kebiasaan baru hingga akhirnya mendapatkan polanya.
Daftar Isi Your Personal Breakthrough
Daftar Isi Your Personal Breakthrough
  • Keberhasilan tidak akan menunggu kita sempurna, namun keberhasilan bisa diraih ketika mampu memanfaatkan ketidaksempurnaan untuk mengembangkan potensi dalam diri Anda.
  • Hal yang menghambat kesuksesan: Jangan membatasi diri, jangan merenungkan masalah tapi segera selesaikan, jangan menyalahkan orang lain, jangan mencari alasan, dan mencari pembenaran atas kesalahan. Godaannya adalah kemalasan, kebiasaan menunda dan banyak alasan.
  • Fokus pada solusi atau peluang ke arah yang lebih baik dan jangan pada masalahnya. Orang positif akan fokus pada solusi, dan orang negatif berfokus pada masalah.
  • Belajar dari Elang yang mengalami proses tranformasi yang penuh penderitaan selama 150 hari, manusia juga perlu berani untuk mengambil keputusan yang berat jika ingin berubah. Beranilah untuk membuang semua kebiasaan lama yang tidak produktif.
  • Terlalu peduli dengan perkataan dan pikiran orang lain akan membuat hidup menjadi penuh dengan beban. Jangan terlalu sibuk memikirkan standar orang lain.

Tidak masalah siapa yang membenci Anda, fokuslah ke orang-orang yang menyukai dan membutuhkan Anda.

  • Mengenai ketidakpuasan pada profesi saat ini, bisa jadi karena tidak sesuai passion, jabatan yang tidak sesuai, keilmuan yang tidak dimanfaatkan secara maksimal, kurang tantangan atau banyaknya beban pekerjaan. Cintailah apa yang menjadi profesi saat ini, bukan tempat kerjanya. Rasa cinta pada profesi ini yang membuat kita menjadi lebih produktif.
  • Jangan membiasakan diri mengeluh, sebab itu tidak akan menyelesaikan apa pun. Jika ingin mendapatkan perhatian orang lain, buatlah sebuah prestasi. Bukan mengeluh! Mengeluh berarti kita tidak mensyukuri kehidupan yang Tuhan berikan. Akan selalu ada orang yang lebih susah, sedih dan menderita daripada kita. Jadi bersyukurlah.
  • Dalam hidup ini ada yang namanya momentum, sebuah saat yang sangat krusial untuk mengalami terobosan dalam hidup. Momentum dari sebuah pesawat adalah beberapa detik saat take off. Momentum ini yang harus kita cari dan kita jaga jangan sampai menghilang tanpa arti. Salah satu caranya adalah dengan meminta bimbingan mentor atau orang lain  yang telah sukses di bidang yang ingin kita geluti. Kesempatan itu hanya datang sekali dan tidak akan terulang lagi. Untuk itu kita perlu mempersiapkan diri sebaik-baiknya.
  • Mulailah dari yang mudah. Tidak perlu menunggu terlalu banyak informasi. Terkadang bahkan tahu banyak hal membuat kita semakin ragu. Lakukan saja yang terbaik, dan fokus pada keberhasilannya. Jangan menunda dan membuang-buang waktu untuk mengumpulkan informasi.
  • Umumnya orang melakukan sebuah kebiasaan karena mendapat kesenangan dan menghindari kepedihan. Kita perlu mengubah cara berpikir dengan menghubungkan kebiasaan buruk dengan kepedihan dan penderitaan. Bukan kesenangan sesaat. Misalnya perokok yang ingin berhenti merokok bisa menghubungkan dengan penyakit yang mungkin terjadi.

Jadilah abnormal sehingga Anda akan lebih mudah terlihat dan lebih mudah diingat. Kesamaan antara orang gila dan orang kreatif adalah cara berpikir mereka yang tidak konvensional.

  • Belajar dari fear motivation yang dimiliki tikus yang bisa lari lebih cepat dari pada kucing. Manusia pun ketika tidak memiliki pilihan lain akan lebih fokus mengejar cita-citanya.
  • Kebanyakan dari kita gampang terpesona dari hasil akhir orang sukses,namun tidak tertarik untuk menjalani proses seperti mereka. Kita perlu bertahan lebih lama daripada orang kebanyakan. Karena sesungguhnya yang layak menerima kesuksesan bukanlah siapa yang memulai lebih cepat, tetapi siapa yang bertahan lebih lama.
  • Bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan selalu berusaha memberikan yang terbaik. Sikap ingin cepat selesai dan bekerja dengan asal-asalan seringkali menjadi boomerang terhadap kita.
  • Kehidupan adalah serangkaian dari pilihan dan keputusan yang kita tentukan. Keputusan kita adalah nasib kita, bukan takdir kita yang tidak bisa diubah.
  • Dalam menghadapi kegagalan, yang terpenting bukan jumlah kegagalan yang kita terima, melainkan seberapa cepat kita bangkit dari keterpurukan tersebut.
Keadaan hari ini adalah hasil pemikiran kemarin. Keadaan besok adalah hasi pemikiran hari ini.
Keadaan hari ini adalah hasil pemikiran kemarin. Keadaan besok adalah hasil pemikiran hari ini.

Banyak sekali poinnya? Belum! Dalam buku 194 halaman ini, bisa ditemukan lebih banyak lagi hal-hal yang menarik. Semua disajikan dalam bahasa yang mengalir dan nyaman untuk dibaca. Wajar kalau buku ini bisa ditamatkan dalam kurang dari 5 jam saja.

 

Belajar dari orang lain

Kira-kira darimana Calvin bisa punya pemikiran  seperti di atas? Dalam bukunya, ia banyak belajar dari sejumlah orang sukses lain.

Bahwa Tuhan menciptakan setiap orang agar berguna dari bagi orang lain, Calvin belajar dari Nick Vujicic, motivator Australia yang tidak memiliki tangan dan kaki. Dari Bill Gates, ia jadi tahu bahwa  jika kita terlahir miskin itu bukan salah kita, namun jika kita mati dalam keadaan miskin itu merupakan kesalahan kita. Atau belajar dari Albert Einstein yang mengatakan “Orang yang tidak pernah melakukan kesalahan sebenarnya tidak pernah mencoba sesuatu yang baru.”

Akhir kata, saya hanya mau mengatakan, Your Personal Breakthrough adalah sebuah buku ringan yang padat ilmu dan pantas mengisi rak bukumu. Good job Calvin!

Data Buku Your Personal Breakthrough, 10 Langkah Memaksimalkan Potensi Diri karya Valensius Calvin

Penerbit: Elex Media Komputindo, 2016

Halaman: xv +194 hlm, 21x14cm

Harga    : Rp 49.800,-

 

Lebih lanjut tentang Valensius Calvin bisa dilihat di sejumlah Video Motivasi yang dibaginya di YouTube dan Blognya Valensiuscalvin.com.

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

Leave a Reply

%d bloggers like this: