Review 11 Hari Pertama

Konon memulai adalah hal tersulit. Benarkah?

Hari ini adalah 11 hari pertama saya mencoba melakukan ‘pemanasan’ rutin dengan menulis di blog. Saya bilang pemanasan, karena saya harus mengerjakan tanggung-jawab lain yang harus diselesaikan. Target saya menyediakan waktu sekitar 30 menit untuk melakukan pemanasan ini. Kenyataannya hingga hari ke-11 ini, saya masih perlu waktu sekitar 1 jam untuk menuliskan satu postingan. Mudah-mudahan hari-hari ke depan bisa lebih cepat dan lebih baik.

Biasanya rekor saya memulai sebuah kebiasaan baru hanya bisa bertahan 7 hari. Setelah itu lupa sebulan, sebelum mengulang lagi dari awal. Begitu saja terus selama berulang-ulang. Makanya hari ini saya cukup senang karena mampu rutin menulis selama 11 hari. Rekor saya sebelumnya 30 hari menulis rutin bersama teman-teman di nulisbuku.com pada Juli 2015. Sudah lama sekali. Bersama teman-teman di #ODOPfor99days, kemampuan saya tahun ini rata-rata hanya di 2-3 postingan per minggu. Tapi terkadang tidak menulis hingga 2 mingguan.

Kenapa tidak menulis?

Alasannya standar banget sebenarnya: tidak bisa menyisihkan waktu (tapi kalau FB-an bisa), malas (lebih asyik baca buku atau nonton film), sampai pada ingin tulisan yang sempurna dengan waktu menulis yang cukup banyak. Kalau soal ide, saya belum pernah kekurangan. Daftar ide yang harus ditulis banyak sekali. Namun perlu waktu untuk melengkapi datanya.

Kenapa akhirnya berhasil menulis selama 11 hari terakhir ini?

Saya pikir ini karena saya menetapkan batas waktu 30 menit saja. Saya tidak pakai banyak berpikir. Pokoknya harus menulis satu tulisan jadi dalam 30 menit. Kalau hasilnya berantakan, terpaksa harus saya ikhlaskan. Bukan apa-apa, target saya sementara ini sekedar memiliki kebiasaan rutin dulu saja. Mengenai kualitas saya percaya nanti akan meningkat dengan sendirinya. Tidak mungkin ada kualitas tanpa kuantitas minimal bukan?

Dan 30 menit ternyata memang cukup ideal. Saya bisa menyelipkan 30 menit di mana saja. Bisa sebelum subuh, saat menjelang zuhur, menyisihkan jam bobo siang saya, menjelang magrib, atau paling telat ya menjelang tidur seperti saat ini. Pokoknya harus menulis minimal 30 menit sehari. Anggap lah sapu-sapu blog dengan 300 – 500 kata.

Mau menulis rutin sampai kapan?

Kalau sebelumnya pernah 30 hari, tentu kali ini harapan saya bisa lebih lama dari itu. Bahkan tidak ada patokan harus 99 hari. Harapannya bisa terus selamanya sepanjang saya masih punya ide untuk menulis. Karena menulis itu sebenarnya enak dan perlu untuk menjaga kewarasan. Nggak percaya? Harus di coba sendiri.

 

Keberuntungan pemula di 11 hari pertama

Di 11 hari pertama ini saya mendapat 2 keberuntungan yang menyenangkan sekali. Pertama kesempatan berguru dengan Dewi Lestari dalam Kulwap #ODOPfor99days dan Carolina Ratri yang berbaik hati membedah tulisan saya untuk memberikan pemahaman tentang teori 5W 1H. Walau sebelumnya tahu teori ini, tapi setelah Ratri membedah detail tulisan saya dalam postingan Studi Kasus Artikel Shanty Dewi Arifin: Konmaring Your Home, Konmaring Your Life, saya jadi lebih paham. Tinggal perlu banyak berlatih menggunakan teori 5W 1H biar bisa buat tulisan-tulisan bagus dan cepat. Benar-benar ilmu yang luar biasa!

Jadi ingat dengan Hukum keberuntungan pemula yang disampaikan Melkisedek kepada Santiago dalam novel Sang Alkemisnya Paulo Coelho.

“Orang yang baru pertama kali main kartu hampir selalu menang. Keberuntungan Pemula. Sebab ada daya yang menghendaki engkau mewujudkan takdirmu; kau dibiarkan mencicipi sukses, untuk menambah semangatmu.” – Sang Alkemis, Pauolo Coelho

Semoga hari-hari ke depan bisa dilalui dengan lebih luwes dan lancar.

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

Leave a Reply

%d bloggers like this: