Toko Buku Diskon di Bandung

Menurut saya yang kere ini, harga buku resmi itu cukup mahal. Hitungan kasarnya, dari harga buku yang 100%, penulis akan mendapatkan royalti 10%, modal mencetak buku sekitar 20%, biaya lain-lainnya mungkin sekitar 10%. Sisanya 60% biasanya habis dalam perjalanan distribusi dan keuntungan penerbit.

Daya beli masyarakat (baca: saya) sejujurnya tidak lah berbanding lurus dengan banyaknya buku baru yang terbit. Belum lagi dengan tingkat kecepatan membaca dan mengambil manfaat dari buku tersebut.

Tapi dasar maniak baca, tidak ada yang bisa menghalangi orang yang selalu kelaparan dan kehausan ilmu. Ada banyak alternatif lain untuk bisa mendapatkan ilmu dari buah pikiran orang lain yang telah disarikan dalam sebuah buku.

#1 Pinjam di Perpustakaan

Coba deh angkat kepala dan tengok kiri-kanan, sekarang mulai banyak perpustakaan tempat kita bisa meminjam banyak koleksi buku bagus. Salah satu favorit saya adalah Bapusibda Bandung yang terletak di Jl. Kawaluyaan. Buat saya Bapusibda itu seperti Gramedia tumpah. Sejumlah buku keren bisa dibaca di perpustaan anak, perpustakaan dewasa 1 dan 2, dan perpustakaan remaja.

Cukup dengan memiliki kartu anggota, kita berhak untuk meminjam 3 buku dalam jangka waktu 2 minggu. Saran saya, buatkan juga kartu anggota untuk anak-anak kita yang berusia sekolah. Jadi kita memiliki lebih dari satu kartu.

#2 Cari versi pdf-nya

Ini juga penting sekali. Hampir semua buku bisa kita intip isinya dalam versi pdf. Saya biasanya sebelum membeli buku, berusaha mencari dulu versi pdf-nya. Dengan budget yang terbatas, buku yang saya beli hanya buku yang benar-benar perlu di koleksi dan akan sering dibaca. Untuk itu saya perlu tahu dulu seperti apa isi buku tersebut.

Kenapa walau sudah bisa baca pdf-nya saya tetap merasa perlu beli aslinya? Bagaimanapun juga menurut saya sensasi buku kertas itu tidak tergantikan. Kenyamanan bisa menggaris bawahi bagian yang menarik, enak di mata, hingga wangi kertas, membuat saya tetap menganggap buku kertas tetap wajib dimiliki. Walau jumlahnya kini lebih selektif.

#3 Mengejar buku diskon

Nah ini favorit saya. Toko buku diskon biasanya memberikan potongan harga buku 15%-30%. Ada toko buku diskon yang online dan ada juga yang offline. Bahkan ada event-event tertentu dimana mereka menjual buku sangat murah meriah dengan harga Rp 5.000,- dan Rp 10.000,-. Bisa jadi ini karena booming Big Bad Wolf yang lalu. Bagaimana orang-orang panik melihat buku murah dan membelanjakan jutaan rupiah tabungan mereka (atau berhutang dengan kartu kredit. Entahlah…). Sekarang Gramedia juga mengadakan ajang sejenis dengan judul cuci gudang di sejumlah kota di Indonesia. Lumayan lah, daripada bukunya dijual kiloan ke tukang loak.

7 Toko buku Diskon di Bandung

Dengan budget terbatas, saya jarang membeli buku dengan harga resmi di toko buku besar. Kecuali kalau memang hanya mau beli satu atau dua buku yang tidak terlalu mahal dan memberikan tatapan menggoda untuk di bawa pulang. Saya memang lemah iman kalau soal ini.

Itu sebabnya saya lebih memilih mendatangi toko buku diskon yang banyak terdapat di kota Bandung. Berikut beberapa diantaranya:

 

#1 Rumah Buku (Jl. Supratman no. 96 Bandung)

Ini favorit saya karena memiliki kartu diskonnya. Dengan kartu diskon, saya mendapat diskon 20% -30% untuk semua jenis buku. Buku harga 50 ribu, cukup dibeli dengan harga 40 ribu atau kurang. Lumayan sekali kalau kami belanja beberapa buku.

Dan yang saya suka, kita bisa menelpon dulu toko ini untuk menanyakan apakah ada buku yang kita cari. Jadi tidak habis waktu untuk repot-repot datang ke sana kalau buku yang kita cari memang tidak ada.

Rumah Buku ini sebenarnya anak perusahaan Gramedia Grup. Gramedia sepertinya tidak ikhlas juga ketika ada pihak lain yang bisa menjual buku diskon. Dan mereka pun ikut buka toko juga.

Hadeuh, kalau bisa murah kenapa dibuat mahal atuh!

 

#2 Togamas Supratman (Jl. Supratman no. 45 Bandung)

Kalau buku yang saya cari tidak ada di Rumah buku, cukup berjalan sedikit dan menyebrang ke Togamas Supratman. Di sana tersedia banyak buku dengan diskon 15% kecuali untuk jam-jam tertentu bisa lebih.

Mungkin karena mengambil bangunan yang awalnya rumah yang terdiri dari banyak kamar, lay out toko buku ini menjadi unik. Ada kamar yang isinya Quran saja (di sebelah kanan dari pintu masuk), ada kamar buku Islam, dan ada kamar buku anak. Ruangan yang kecil dan hangat cocok untuk anak-anak sehingga mereka bisa nyaman memilih buku.

Di toko buku ini saya suka pernak-pernik di luar buku. Seperti beragam jenis notes atau agenda yang unik-unik. Anak-anak juga sering mendapatkan sejumlah mainan kreatifitas yang bisa dibeli di sini.

 

#3 Togamas Buah Batu (Jl. Buah batu no. 178 Bandung)

Buat saya ini toko buku paling cantik di Bandung. Saya suka membawa anak-anak ke toko buku ini. Ada sebuah kolam ikan dibawah rindangnya pohon kamboja kuning tempat Raka dan Sasya suka menunggu saya yang masih asyik masyuk dengan buku-buku. Diskon bukunya juga 15%, kecuali pada jam tertentu.

Hal lain yang menarik dari toko buku ini adalah ruang di bagian depan yang sering disewakan untuk penerbit tertentu yang tengah menggelar diskon. Saat ini hingga akhir tahun 2016, buku-buku terbitan Gramedia grup dijual Rp 5.000,- an dan Rp 10.000,- an di sini.

Sesak napas saya pas sampai di sana minggu lalu. Kok ya nggak bilang-bilang ya? Padahal yang diiklankan adalah acara cuci gudang Gramedia di Jl. Caringin yang sangat jauh. Ditambah hanya dibatasi 1 jam untuk satu kloter dan harus antri lama. Menyiksa sekali! Sedangkan di Togamas Buah batu, kita bisa datang kapan saja dan bebas mau berapa lama. Ruangannya bersih, lapang dan bukunya cukup banyak. Dan saya pun terserang panik melihat buku murah yang bagus-bagus. Walau tahun terbitannya lama, saya masih ingin dan merasa perlu membacanya. Mumpung 5 ribuan.

Oh iya, just info. Togamas Buah Batu dan Togamas Supratman memiliki konsep yang berbeda ternyata karena memang pemiliknya berbeda. Mereka merupakan mitra dari Togamas yang awalnya dimulai dari kota Malang pada tahun 1990.

 

#4 Gramedia Merdeka (Jl. Merdeka no 43 Bandung)

Setelah kita masuk toko 3 lantai Gramedia Merdeka dan merasa sakit hati karena tidak mampu membeli buku, coba deh mampir di toko kecil terpisah di lantai dasar Gramedia. Tepatnya di depan bagian penjualan tas. Coba deh ubek-ubek koleksi buku di sana, tidak jarang kita akan ketemu buku lokal dan impor keren yang maha murah.

#5 Bandung Book Center (Jl. Suci no. 7 Bandung)

Walau agak jauh dari daerah kekuasaan, toko buku diskon ini juga menarik. Hanya saya kurang suka dengan penataannya yang terlalu padat sehingga kurang nyaman untuk mencari buku yang kita inginkan.

 

#6 Emperan Cikapundung (Jl. Cikapundung Bandung)

Mungkin kita sering syok melihat harga majalah impor yang sangat mahal di toko buku. Nah di tretoar Jl. Cikapundung ini, kita bisa menemui sejumlah majalah baik impor maupun lokal yang bagus-bagus dengan harga miring. Bahkan kamu bisa meminta nomor telpon penjualnya untuk minta dikabari jika ada majalah yang ingin kamu beli.

 

#7 Palasari (Jl. Palasari Bandung)

Kalau yang satu ini adalah kios buku diskon sejak masa kuliah. Sudah lama saya tidak mengunjungi Palasari, setelah kapok membeli buku bajakan di sini. Walau  melarat, saya belum tertarik untuk membeli buku bajakan. Khawatir ilmunya jadi nggak berkah. #sok_alim.

Demikian 7 toko buku diskon yang ada di Bandung. Berhubung waktu 30 menit saya sudah habis, selengkapnya tentang toko buku ini akan saya tambahkan lain kali.

Jadi sekarang tidak ada alasan lagi buat kita malas membaca karena tidak bisa beli buku. Selamat berburu buku dan membaca teman-teman!

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

One thought on “Toko Buku Diskon di Bandung

  • November 29, 2016 at 11:16 am
    Permalink

    Favorit banget iniii bapusipda. Deket banget pula dari rumah
    Kalau toko buku diskon, biasanya yg terdekat ke togamas buah batu. Pas kuliah juga pernah ke BBC Palasari, bukunya banyaaaakk dan diskonnya waw banget teh.
    Ke cikapundung juga pernah, pas ajak Ahza jalan-jalan. Di sana ketemu majalah import bekas tentang kuda. Uuuh Ahza girang banget haha..

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: