Kulwap kedua bersama Rumbel Menulis IIP Sulawesi Selatan

Setelah Kulwap pertama bersama PC Menulis IIP Sumatra Utara di awal tahun ini, pada Senin, 22 Agustus 2016 giliran saya ngobrol-ngobrol santai di grup WhatsApp dengan teman-teman di IIP Sulawesi Selatan. Dengan moderator Arma Zaida, berikut resume Kulwap kami:

Materi pembuka

Pada hari ini tema obrolan kami mengenai blog. Berhubung saya pemalas, dari sebelumnya saya sudah meminta teman-teman di Makasar untuk membaca saja postingan di blog saya mengenai Membuat blog itu gampang. Baru setelah itu saya mencoba menjawab sejumlah pertanyaan yang dikirimkan pagi itu.

 

Sesi tanya jawab

#1 Pertanyaan  Bunda Zainab

a. Bagaimana cara masuk di blog lama yg sudah dilupa passwordnya?

Jawaban:

Saya belum pernah mengalami kasus seperti ini karena password saya sama semua, Bunda Zainab. Paling dalam  satu periode saya ganti semua untuk keamanan.

Tapi katanya ada tempat semua rekaman semua password yang pernah kita masukkan ke laptop kita. Ini untuk yang biasa menyimpan password otomatis. Bentuknya aplikasi atau folder bawaan gadgetnya. Kalau di Apple namanya keychain.

 

b. Trus bagusan mana buat blog di blogger atau wordpress, kelebihan dan kekurangannya??

Jawaban:

Masing-masing orang bisa membuat penilaian sendiri. Saya sendiri lebih suka wordpress karena lebih mudah untuk membuat menu dan kategori tulisan. Juga karena tampilan themenya lebih keren-keren dibanding Blogspot.

 

c. Bagaimana itu blog yg berbayar? Apa kelebihannya dibanding yg free?
Jawaban:

Saya akhirnya memutuskan punya blog berbayar pada Februari tahun ini. Alasannya karena murah. Dot com itu harga domainnya sekitar 100rb an. Harga webhosting per tahun juga hanya 100rb an.

Saya anggap itu modal sebagai blogger. Untuk menunjukkan keseriusan dan komitmen dalam bidang menulis.

Saya anggap blog dot com itu seperti sudah punya rumah sendiri di kompleks yang rada elit. Kalau yang masih pakai gratisan, itu bagaikan masih ngontrak di rumah orang lain. Kan malu kalau punya rumah sendiri, rumahnya nggak ke urus dan dipenuhi sarang laba-laba.

Lagipula, banyak kesempatan yang hanya diperuntukkan orang-orang yang sudah punya rumah sendiri di komplek elit. Seperti endorsement produk tertentu.

Saya punya blog gratisan selama 2 tahun di shantybelajarmenulis.blogspot.com sebelum memutuskan beli rumah baru di shantystory.com(sebelumnya shantystory.wordpress.com).

Waktu itu teman-teman #ODOPfor99days banyak yang nulis pengalaman keren mereka pindah ke dot com yang resmi. Salah satunya tulisan Monika Puri Oktora di blognya monikaoktora.com.

 

#2 Pertanyaan Bunda Putri

a. Boleh dijelaskan tentang SEO dengan simpel nggak? Yang to the point biar langsung paham. Terus bagaimana caranya diaplikasikan ke blog?

Jawaban:

Saya baru soal SEO sejak bergabung dengan komunitas blogging. Intinya bagaimana caranya supaya tulisan kita bisa berada di peringkat atas kalau di cari di search engine.

Bisa dari pemilihan judul, penempatan kata-kata kunci, penggunaan header, memberikan link ke web besar, panjang postingan, dll. Banyak banget tulisan tentang ini. Saya rekomendasikan rajin baca-baca blognya pakar SEO shintaries.com atau Carolinaratri.com.

Tapi sekarang saya belum terlalu konsentrasi ke urusan SEO. Fokus saya masih ke kualitas tulisan.

 

b. Saya sekilas pernah dengar kalau 50 kata awal dalam post di blog jadi kata kunci untuk pencarian kita di web, benar tidak? Soalnya saya malas pake tag/label. Kalau tidak bener, yang benarnya bagaimana?

Jawaban:

Benar! Ini konsep berlaku dimana-mana. 50 kata pertama, 100 kata pertama, 10 lembar pertama, 5 menit pertama, sangat mempengaruhi nasib.

Kenapa malas pakai tag/label? Syarat pertama jadi penulis adalah TIDAK MALAS.

 

c. Pengen diajarin gimana sih kerangka menulis yg baik.

Jawaban:

Kalau saya, dimulai dari 1 kalimat. Kamu mau ngomong apa sih? Baru setelah itu dijabarkan dalam poin-poin. Dan ditutup dengan kesimpulan. Saya banyak belajar soal ini dari bukunya Monica Anggen 9 langkah cepat Selesaikan Outline Tulisan Fiksi dan Nonfiksi (Grasindo, 2015)

Kalau teknis menulis lain saya dapat dari kelas Akademi Menulis 5 Menara bersama Bang Ahmad Fuadi. Materinya bisa di baca dalam postingan di blog saya Materi Akademi Menulis 5 Menara

 

d. Apa saja kode etik dalam mem-posting?

Jawaban:

Tidak memposting yang dilarang agama.

 

e. Ada trik biar dilirik buat diendorse sama pihak lain ga mba? Pengalaman saya baru zalora yg minta saya review salah satu produknya.
Jawaban:

Bagaimana caranya bisa diminta sama Zalora Bunda Putri? Karena saya belum pernah diminta mengendorse sebuah produk.

(Lanjutan diskusi)

Bunda Putri : Waktu itu saya diemail dari Zalora, mereka katanya suka dengan blog saya, lantas mereka ajukan kerjasama, saya bikin tulisan tentang produknya (tapi kata endorse sepertinya kurang tepat yaa) lantas setelah post, saya kasih link nya ke mereka. Kalau mereka suka, saya dikasih voucher untuk belanja di mereka.

Bunda Mawar: Di blog Bunda Putri, banyak iklan berseliweran  itu bagaimanag?

Bunda Putri: Iklannya dari google ads. Oh bisa bebas pasang g-ads tapi memang mereka punya syarat untuk terima blog kita atau tidak, salah satunya dari berapa banyak pembaca tiap hari, saya ditolak 2 kali.

 

f. Mau tanya detail tentang blog berbayar, bisa minta referensi? Biar bisa langsung ambil rumah juga. Saya pernah nyari tapi kadang tidak yakin providernya bisa dipercaya atau tidak.
Jawaban:

Nah untuk provider ini, saran saya pakai yang resmi dari wordpress atau blogspotnya aja deh. Kayanya lebih baik daripada pake provider indonesia. Harganya nggak mahal juga. Tapi postingan kita jadi nggak perlu di import. Saya nyesel pake provider indonesia. Blognya jadi lambat.

 

#3 Pertanyaan Bunda Nurmayanti

a. Bagaimana kiat mengembalikan gairah menulis yang telah padam?

Jawaban:

Saya belum pernah mengalami ini juga. Tapi saya mau cuplik jawaban Carolina Ratri dalam Kulwap kami kemarin di grup #ODOPfor99days untuk pertanyaan yang sama.

Pertama buka dulu dengan membaca tulisan-tulisan lama kita. Kita jadi merasa dekat lagi dengan kegiatan menulis. Lalu lanjut dengan membaca-baca tulisan lain yang bergizi, yang sesuai minat.

Semoga membantu ya Bunda Nurma.

 

b. Saya selalu merasa malu & minder akan tulisan saya, sehingga malas mempromosikan bahkan terkesan menutup-nutupi. Bagaimana menyikapi sifat saya ini bund?

Jawaban:

Kita malunya kenapa? Takut ada yang baca dan ngetawain? Serius ya, GR banget. Kalau tulisan kita jelek, nggak ada juga yang mau baca. Dianggap angin lalu saja sama orang lain. So kenapa kita perlu malu.

Seperti tulisan awal-awal saya juga berantakan banget. Nggak ada yang lihat tu. Apalagi boro-boro diberi komentar. Tapi dari situ saya memulai merangkak. Akhirnya….lama….kemudian… baru deh bisa jalan. Kalau kita nggak mulai dari merangkak, ya kapan bisa jalannya?
#4 Pertanyaan Bunda Mawar

Agar konsisten ngisi blog, apa ada waktu khusus yang Teh Shanty luangkan? Karena saya sering kelupaan menuangkan cerita di blog, tahu-tahu sudah semingguan tidak menulis di blog? Atau ada trik agar bisa konsisten nulis di blog

Jawaban:

Ada jam kerja khusus. Mestinya…idealnya… Jam kerja jam 8-11. Saat anak-anak sekolah. Karena suka susah konsen kalau ada anak-anak. Cuma prakteknya belum bisa begitu. Saya nulis kapan saja maunya. Kadang terbangun tengah malam dan nulis. Kadang seharian anak dianggurin buat nulis. Kadang nggak nulis sama sekali karena keasyikan nyetrika. Mestinya kaya sekarang saya harusnya nulis. Tapi malah kulwap. #emak-emak banget lah.

Demikianlah kulwap 1 jam dengan teman-teman di Makasar. Pesan terakhir saya, “Mari kita sama-sama gandengan tangan buat belajar menulis bersama. Karena kalau sendiri, susahnya minta ampun.”

Saat ini Institut Ibu Profesional (IIP) di beberapa kota telah memiliki Komunitas Menulis, seperti RB Menulis IIP Bandung dengan kegiatan #ODOPfor99daysnya, PC Menulis IIP Sumatra Utara, IIP Jakarta, IIP Depok dan tentu saja IIP Sulawesi Selatan. Untuk informasi selanjutnya, bisa hubungi IIP di kota masing-masing.

Kalau belum ada, buat saja!

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

Leave a Reply

%d bloggers like this: