Pengalaman Membuat Presentasi PechaKucha

Sebenarnya sudah lama saya dengar istilah PechaKucha dari teman saya Nelly Lolita Daniel yang menjadi penyelenggara PechaKucha Night (PKN) di Bandung. Tapi saya baru mengerti arti PechaKucha ketika Tasya Sugito, teman saya di kelas Rumah Belajar (RB) Public Speaking Institut Ibu Profesional Bandung (IIP Bandung) menyebutkan tentang hal ini. Ceritanya kami dapat tugas untuk menyampaikan presentasi mengenai pengalaman Public Speaking kami selama ini. Masing-masing orang mendapat jatah sekitar 6 menit. “Berarti kita akan ber-PechaKucha dong,” tulis Tasya dalam grup WhatsApp.

Apa sih PechaKucha?

Bukan saudaranya Kuch Kuch Hota Hai kan? Ternyata bukan. Jauh banget. Yang satu dari India, yang lain dari Jepang. PechaKucha yang juga berarti chit-chat dalam bahasa Jepang ini pertama kali dikenalkan oleh Astrid Klein dan Mark Dytham pemilik Klein-Dytham Architecture (KDa) di Roppongi Tokyo pada Februari 2003. PechaKucha adalah bentuk presentasi dengan menggunakan 20 slide dengan durasi 20 detik setiap slidenya. Total 6 menit 40 detik. Biasanya dalam suatu acara PechaKucha Night (PKN) ada sekitar 8-14 presentasi.

Mark Dytham (Inggris) dan Astrid Klein (Italia) si pencipta PechaKucha
Mark Dytham (Inggris) dan Astrid Klein (Italia) si pencipta PechaKucha

Sejak 2004 sejumlah kota mulai ikut menyelenggarakan PKN yang teregistrasi dalam sebuah organisasi. Pada Mei 2016 PKN telah dilaksanakan rutin di 900 kota di dunia. Walau yang memelopori kegiatan ini adalah dari kalangan arsitektur, presentasi PKN cukup beragam. Ada cerita perjalanan, seni, photo, atau pengalaman pribadi yang menarik. Contoh-contoh presentasinya bisa dilihat di website resmi www.PechaKucha.org. Asli keren-keren dan sangat memperkaya wawasan.

Bagaimana cara membuat Presentasi PechaKucha?

Unik juga kan bagaimana kita mesti menyusun 20 slide dengan durasi 20 detik setiap slidenya. Presentasi kita menjadi lebih efektif dan tidak akan ngalor-ngidul kemana-mana. Walau belum pernah menyaksikan langsung presentasi PechaKucha Night, saya mencoba menyiapkan model presentasi sejenis untuk tugas menyampaikan pengalaman ber-Public Speaking (PS).

Berikut #5 langkah menyiapkan presentasi ala PechaKucha yang saya terapkan untuk tugas ini:

#1 Menyiapkan apa saja yang akan disampaikan dalam 20 slide.

Slide 1 – 5 Pembukaan, tentang saya, mengapa PS penting buat saya, apa masalah saya dengan PS.

Slide 5 – 15 Pengalaman sejumlah event PS yang saya lakukan

Slide 16 – 20 Lesson learn dan penutup

#2 Membuat slide presentasi

Kalau lihat contoh orang-orang lain sih, slide tidak perlu dibuat khusus. Cukup langsung ceplokin foto-foto saja. Kekuatannya ada di ucapan yang akan kita sampaikan. Dan foto yang memikat mestinya.

Masalahnya saya tidak punya cukup foto untuk menyampaikan informasi yang akan disampaikan. Jadi untuk membuat slide presentasi yang agak menarik, saya minta bantuan canva.com. Sebuah website yang membuat kita semua jadi ahli grafis.

Di Canva.com tersedia banyak template design seperti presentasi, poster, flyer, sampul buku, undangan, header akun sosial media dan banyak lagi. Ada yang gratis dan ada yang berbayar.

Untuk membuat slide presentasi juga pilihannya banyak. Jauh lebih keren dan kaya jika dibandingkan slide bawaan Powerpoint Microsoft Word. Saya memilih 10 pilihan slide presentasi yang tersedia dalam tema Toddler Sunday School. Selanjutnya kita tinggal mengganti isi slide sesuai kebutuhan.

Setelah 20 slide siap, tinggal kita download dengan format high quality (png). Dan 20 gambar slide pun siap dimasukkan ke Powerpoint.

canva
Menyiapkan slide presentasi dengan Canva

#3 Mengatur waktu di Powerpoint

Buka Powerpoint dan insert setiap slide yang sudah dibuat di Canva.com. Tidak perlu diatur-atur lagi ukurannya karena sudah pas. Untuk mengatur waktu 20 detik, buka jendela transitions. Lihat bagian Advance Slide di paling kanan. Pastikan kotak On Mouse Click tidak tercenterang, dan kotak After di centrang. Masukkan angka 20 detik. Voila…. jadilah presentasi PechaKucha 20 slide X 20 detik.

powerpoint
Mengatur waktu 20 detik di bagian transitions Powerpoint

#4 Berlatih bicara untuk 20 detik per slide

Serius ya, ini harus dilatih berulang kali. Sangat tidak mudah ngepasin omongan dengan slide yang bergerak otomatis setiap 20 detik. Terkadang slide bergerak lambat, dan kita bingung mau ngomong apa lagi. Atau malah kita masih mau ngomong panjang lebar, slidenya sudah berpindah ke slide selanjutnya.

Disinilah seninya PechaKucha. Bagaimana kita belajar memprioritaskan apa yang harus disampaikan dan tidak membuang-buang waktu pendengar dengan bla bla yang kurang penting.

Saran saya, sebaiknya rekam suara setiap kali berlatih. Jadi kita bisa mencocokkan kecepatan suara dengan tayangan slide.

#5 Siap berpresentasi deh

Pastikan bahan presentasi tidak tertinggal ya. Ada bagusnya, slide presentasi di simpan di www.slideshare.net. Ada banyak presentasi menarik yang disimpan di slideshare. Kalau kamu pemalu, bisa di secret kok filenya. Oh iya, 20 slide presentasi saya juga bisa di lihat di slideshare dengan judul Pengalaman Public Speaking Shanty. Tapi jangan diketawain ya. Maklum masih first trial.

Bagaimana? Berminat ber-PechaKucha?

 

(687 kata)

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

4 thoughts on “Pengalaman Membuat Presentasi PechaKucha

  • July 23, 2016 at 8:00 am
    Permalink

    Huwoowoo….kecce banget kemarin presentasinya teh Shanty…

    *we want more….we want moooore….
    Fans.

    Reply
  • July 24, 2016 at 2:01 pm
    Permalink

    Jadi tau tentang Pecha Kucha dari tulisan teh Shanty ini… nuhun teteh, menginspirasiiii ^^

    Reply
  • November 29, 2016 at 5:33 pm
    Permalink

    wow! keren banget infonyaa.. tulisannya jga ngalirr. jarang ada yang mau ngasi ilmu kyk gini nih.. thankss yaa

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: