#5 Best Moments of My Life

Saya jadi keidean buat tulisan ini karena sebuah lomba menarik yang diadakan oleh Stella Air Freshener tentang berbagi momen kebahagiaanmu. Langsung deh memori saya dipenuhi rasa bahagia mengingat masa-masa itu. Benar sekali ya, kita sering tidak ingat kapannya, tapi rasa hangat dan senang itu memang akan selalu ada dihati.

Dan sayang rasanya jika hal itu hanya ada dalam ingatan. Berikut #5 Best Moments of My Life:

#1 Perjalanan ke tanah Jawa

Momen paling bahagia yang pertama adalah sebuah ekspedisi menuju tanah Jawa dan Sumatra di tahun 1987. Sebuah perjalanan luar biasa bagi seorang anak berusia 11 tahun, yang hanya tahu dokar dan mobil di sebuah kota kecil bernama Dompu di NTB.

Perjalanan darat yang dimulai dengan pesawat menuju Mataram, naik kapal laut menuju Surabaya, lanjut dengan Kereta Api menuju Jakarta.

Betapa terpesonanya kami melihat ramainya Ibukota Jakarta saat pertama kali tiba di stasiun Gambir. Kami ke puncak Monas. Berfoto bersama dengan Kak Henny Purwonegoro di Taman Mini Indonesia Indah. Menikmati canggihnya Dufan. Hingga pengalaman ketagihan naik lift dan eskalator pertama kali di Ratu Plaza.

Perjalanan dilanjutkan dengan kapal laut melalui Dumai menuju Medan. Menjumpai Nenek yang telah belasan tahun tidak bersua dengan anak perempuannya yang kini telah bersuami dan memiliki 3 anak. Sebuah perjalanan yang menjadi bahan cerita hingga bertahun-tahun kemudian. Sekaligus salah satu momen terindah dan tak terlupakan dalam hidup.

1987 - TMII Henny 600x400
Kami sekeluarga berhasil nyegat Henny Purwonegoro di kemacetan di dalam TMII. Saya yang dengan bawahan hijau.

#2 Lulus UMPTN

Lolos UMPTN 1993 adalah momen terindah kedua yang tidak bisa terlupakan. Sepanjang malam sebelum pengumuman hanya bolak-balik gelisah di tempat tidur memikirkan pengumuman esok pagi. Akan kah nama saya tercetak dalam lembar pengumuman? Sayup-sayup terdengar suara Mama membaca Yasin 3x pada malam itu.

Setelah subuh, barulah saya bisa keluar rumah naik sepeda sambil membonceng adik saya yang berusia SD. Kami berkeliling kota Karawang untuk mencari tukang koran yang lewat. Setelah dapat, dan membayar, dengan tangan gemetar saya berusaha mencari nama saya disana. DAN MEMANG ADA! Jerih payah selama 3 tahun di SMA akhirnya terbayar sudah. Saya bisa kuliah di PTN.

Saking senangnya, saya hampir melupakan adik yang saya bonceng saat akan kembali pulang dan mencek apakah saya keterima di pilihan ke-1 atau ke-2. Ternyata diterima di pilihan ke-1 Teknik Arsitektur ITB. Alhamdullillah.

Pengumuman UMPTN 1993 k
Koran Republika dan Pikiran Rakyat 31 Juli 1993

#3 Mengikuti IATSS Forum di Jepang

Mengikuti IATSS Forum di Jepang pada Juni-Juli 2003 adalah salah satu pengalaman paling tak terlupakan dalam hidup. Bayangkan saja, selama 55 hari dapat kesempatan berkeliling Jepang bersama teman-teman perwakilan 9 negara ASEAN. Dan GRATIS.

Kegiatan rutin tahunan yang disponsori oleh Honda Motor ini memang punya misi suci untuk membuat forum yang memperluas wawasan para anak muda ASEAN. Bermarkas di Suzuka Circuit tempatnya Moto GP berlaga, para partisipan yang terdiri dari 18 orang (2 orang dari setiap negara) diajak untuk mengikuti sejumlah seminar dengan pembicara para profesor dari sejumlah universitas terkemuka, mengunjungi sejumlah kota dan tempat-tempat penting, hingga berinteraksi dengan masyarakat Jepang yang kemudian menjadi teman hingga sekarang.

IATSS Forum
Berkimono bersama teman-teman di Suzuka Circuit. Tau lah ya saya yang mana.

#4 Masa melahirkan didampingi suami

Dari semua momen terindah dalam hidup, momen melahirkan adalah momen paling penting dalam hidup seorang perempuan. Momen itu menjadi lebih spesial karena pada saat itulah saya jadi tahu bahwa saya benar-benar-benar mencintai suami .

Ketika berusaha melahirkan buah hati kami, ia ada disamping saya untuk diremas lengannya karena menahan sakit yang amat sangat. Dia ada disana menenangkan saya. Kalau pun saya ‘lewat’ saat itu, wajahnya yang terakhir saya lihat.Sekali di tahun 2007 saat melahirkan anak pertama dan kali kedua di tahun 2010.

Jika ukuran romantis dinilai dari bawa bunga dan hadiah, maka suami saya di coret dari kriteria itu. Tapi buat saya romantis itu adalah rela tangannya diremas untuk membagi rasa sakit istrinya saat melahirkan. Apalagi jika ditambahkan dengan membantu pekerjaan rumah tangga yang biasa dilakukan istrinya. Inilah arti romantis yang sesungguhnya.

shanty-family
Kami sekeluarga di tahun 2012

#5 Bergabung dengan AM5M

Bergabung dengan Akademi Menulis 5 Menara yang digagas oleh Ahmad Fuadi pada tahun 2014 masuk kedalam pengalaman paling membahagiakan dalam hidup saya.

Apa yang spesial dari sebuah kelas menulis?

Kelas ini spesial karena berisikan orang-orang yang diseleksi khusus untuk mengetahui minat mereka dalam bidang menulis. Bergabung dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama, punya prestasi yang bagus, materi mengenai menulis yang menyeluruh, hingga Pak Guru yang notabene penulis buku best seller, itu sesuatu banget. Terlebih lagi kebersamaan kami diabadikan dalam sebuah karya bersama yang diterbitkan Penerbit Gramedia Pustaka Utama berjudul Ramadan Undercover.

Ramadan Undercover
Kumpulan Cerpen penghangat jiwa untuk menghadapi Ramadan.

Demikianlah #5 Best Moments of My Life. Yuk berbagi momen bahagiamu dengan mengikuti lomba seru ini. Iseng-iseng berhadiah.

Best Moment #PenguinsEverywhere
Klik link lomba di sini.

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

Leave a Reply

%d bloggers like this: