Refleksi 33 hari pertama #ODOPfor99days

Tidak terasa, sudah 33 hari saya menulis rutin setiap hari. Setidaknya ada 30 tulisan yang dibuat dalam 33 hari pertama ini. Tulisan berjudul KonMaring Your Home, KonMaring Your Life bahkan dibaca oleh 11.652 orang saat tulisan ini dibuat. Wow, luar biasa sekali rasanya ketika tulisan kita bermanfaat buat orang lain. Terima kasih banyak buat para buzzer yang membantu tulisan itu menjadi viral.

Tulisan terpopuler setelah 33 hari pertama
Tulisan terpopuler Shantystory setelah 33 hari pertama #ODOPfor99days

Apa sukses yang diraih dalam 33 hari pertama?

Saya berhasil menulis setiap hari! Benar-benar setiap hari. Tapi bentuknya masih beragam. Mulai dari yang paling top, artikel cantik yang rapi dan enak dibaca, sampai ‘koran-koran’ untuk press release di grup WhatsApp dan status-status Facebook beberapa kalimat.

Kok bisa? Nggak pake malas?

Kalau niat, apa sih yang nggak bisa. Kalau nggak bisa, itu pasti belum niat aja. Just as simple as that.

Tapi sepertinya faktor teman-teman di #ODOPfor99days memang memberi pengaruh yang cukup besar. Tanpa mereka, kayanya semangat menulis cuma bertahan di 2 minggu pertama. Bersama mereka, tanpa terasa 6 minggu telah berlalu dengan tetap konsisten setor tulisan harian. Dan mereka itu memang keren-keren. So proud to know them all.

Hal menarik lain yang saya pelajari dalam 33 hari pertama ini adalah nyemplung di dunia perbloggeran. 2 tahun saya nge-blog di  Blog Shantybelajarmenulis, belum pernah dengar mengenai komunitas blogger. Baru pada awal program ini, saya dicemplungin oleh Bu Tian Lustiana ke Komunitas Blogger Bandung. Wah dari situ deh, segalanya mulai terlihat lebih luas. Jadi dapat tambahan 1000 teman baru di Facebook, follower baru di IG dan Twitter. Dan tentunya ilmu keren dan jaringan baru yang membuka mata menjadi lebih lebar. Jadi kenal deh istilah blogger, #berkahngeblog, SEO dan komunitas sejenis lainnya seperti Kumpulan Emak Blogger, Blogger Perempuan dan Warung Blogger.

Saya pasti bergaul dengan orang yang salah selama ini. Atau malah karena nggak gaul?

Apa yang masih gagal dalam 33 hari pertama?

Yang masih gagal adalah konsisten menulis pada waktu yang tetap. Walau selalu bangun teratur pukul 3 dinihari, saya tidak selalu langsung menulis. FB-an dulu lah, baca-baca dulu lah, cuci piring dulu lah. Nulisnya masih berantakan kapan saja. Kadang siang, sore, malam. Jadwalnya masih berantakan.

Juga mengenai jumlah kata masih belum bisa konsisten menulis artikel sekitar 1000 kata per hari. Kenapa? Masih mengikuti mood nih. Kalau lagi banyak setrikaan, jadi malas menulis. Pengennya nonton film. Loh, setrikanya kapan? Sudahlah, jangan suka mengungkit-ungkit hal yang tidak menyenangkan.

Apa rencana untuk 33 hari kedua?

Harapannya dalam 33 hari kedua yang pasti akan penuh tantangan, saya bisa menulis dengan lebih konsisten dan berbobot. Harusnya materi menulis untuk setidaknya 1 minggu kedepan sudah disiapkan.

Dan pengaruh begaul sama para blogger, kayanya kok pengen juga ya sering ikut lomba-lomba untuk mencicipi #berkahngeblog yang jadi sering muncul di timeline. Sepertinya enak.

Anyway, I’m so proud of myself. Semoga Allah bisa membantu untuk terus semangat menulis.

View dan Visitor setelah 33 hari pertama
View & Visitor Shantystory setelah 33 hari pertama #ODOPfor99days

 

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

Leave a Reply

%d bloggers like this: