What’s in Shanty’s bag?

Kalau iseng nonton acara gosip artis, kan suka ada tuh artis-artis ditodong buka isi tasnya. Trus kita penasaran kan pengen tahu emang artis itu bawa apa aja? Kira-kira uang di dompetnya berapa sih? Pasti banyak ya? Trus barangnya suka lucu-lucu.

Kadang saya suka mengkhayal, kapan ya saya jadi orang beken yang orang kepo-in isi tasnya? Trus kira-kira saya bakal ngomong apa ya?

Eh, nggak ada angin, nggak ada ujan (atau ada ya?) Waya Komala bikin Give Away What’s In Your Bag. Jadi marilah kita menghayal buat Give Away pertamaku ini. *penglaris…penglaris…

Acara Gosip Terpanas dari Stasiun TV Terdingin

Reporter: “Pemirsa, kita kebetulan ketemu dengan Orang Beken Baru nih. Siapa sih yang nggak kenal Shanty Dewi Arifin? Kamu penasaran nggak sih, apa kira-kira isi tas besarnya yang agak kumel itu? Yuk, kita intip seperti apa di dalamnya.”

Shanty: “Aduh, apa ya…, jadi malu nih. Ah isinya sih standar aja. Nggak ada yang aneh-aneh.”

Reporter: “Ceritain dulu dong, Brand-nya apa? Tasnya beli dimana? Pasti waktu lagi jalan-jalan di Luar ya?”

Shanty: “Kok kamu tahu aja sih. Tas ini saya beli waktu jalan ke Luar rumah sama suami di Toko Bata Carefour Kiaracondong Bandung. Lagi diskon 50%. Dari 200 ribu akhirnya turun jadi 100 ribu saja. Aduh saya seneng banget. Saya memang suka sekali sama Brand dari Switzerland ini.

Jarang-jarang ketemu nih bentuk tas yang besar tapi minimalis. Maunya sih beli selusin beda-beda warna biar bisa dicocokkan dengan baju. Tapi berhubung waktu itu rebutan, jadi cuma dapet satu deh.”

Reporter: “Lihat dong isinya. Ada apa sih di dalamnya?”

Shanty: “Didalamnya ada tas. Tas dalam tas. Jadi nggak repot kalau saya seandainya harus gonta-ganti tas.”

Reporter: “Emang Shanty punya berapa tas?”

Shanty: “Satu sih. Kan saya bilang juga SEANDAINYA.”

Reporter: “Nah bawa apa aja tuh di tas di dalam tas?”

Shanty: “Harus dikeluarin satu-satu nih?

Paling mukena parasit buat sholat. Biar nggak repot kalau mau sholat di tempat umum. Saya suka ‘geuleuh’ lihat mukena ditempat umum yang suka hitam di bagian kepalanya. Bau lagi. Makanya lebih suka bawa mukena sendiri.

Terus tissue basah dan tissue kering. Ini masih bawaan karena pernah punya anak kecil. Sebenarnya setelah anak-anak besar, jarang sih pakai tissue. Makanya ini tissue awet bener di tas. Kayanya sudah berbulan-bulan tissue nggak abis-abis.

Saya juga selalu bawa HP Samsung lungsuran tercinta. Biar kameranya sudah nggak bisa dipakai motret, dia masih cukup bisa diandalkan untuk mensuplay sejumlah informasi yang saya perlukan.

Untuk kebutuhan motret, saya terpaksa harus selalu bawa kamera segede gaban, Canon EOS punya suami. Kayanya keren ya. Kamera DSLR gitu loh. Padahal saya cuma bisa pasang di mode Auto aja. Begitu geser ke mode yang lain langsung bingung. Begitu cahaya kurang dikit bingung. Apalagi kalau objeknya bergerak, asli mati gaya.

Kadang-kadang saya suka bawa botol minum sendiri. Tapi seringnya lupa, dan memilih beli minum daripada bawa berat-berat.

Dan terakhir dompet.”

tas shanty (1)
Tas dan isinya. Kameranya kemana? Ya dipakai moto ini dong.

 

Reporter: “Aduh dompetnya unik banget? 1 kompartemen aja ya?”

Shanty: “Iya nih, ini model dompet favorit saya sejak jaman lulus kuliah. Kapok saya punya dompet yang banyak ruang-ruangnya. Ribet dan berat. Kalau 1 kompartemen begini segala masuk dan ringan. Transparan lagi. Asli enak bawanya. Banyak yang jual di kaki lima pinggir jalan. The best wallet design for me!”

Reporter: “Yuk pemirsa kita intip isinya.”

Shanty: “Isinya harus dibongkar juga nih?

Ada uang kertas. Nggak banyak sih. Secukupnya aja untuk bayar driver Gojek pulang pergi. Ada extra dikit lah buat beli-beli yang sudah direncanakan. Sebenarnya saya punya dompet uang yang satu lagi. Agak besar memang, jadi agak repot bawanya. Mereknya eh namanya Suami. Jadi kalau ada keperluan yang agak banyak, saya memilih bawa dompet yang itu aja. Ha…ha…

Saya nggak suka koin, jadi kalau koin saya tinggal dirumah.

Terus ada notes kecil untuk catatan. Ini juga notes ideal yang maha sakti, karena mampu merekam banyak hal dengan akurat, tepat, dan cepat. Saya punya selusin notes seperti ini. Beli selusin kan lebih murah daripada harus beli satuan seharga Rp 4.500,-. Ukurannya pas banget dengan dompet. Ini barang penting yang nggak boleh ketinggalan. Sama polpen dan pensil tentunya.

Ada USB juga nih. Cuma tutupnya hilang entah kemana.

Terakhir kartu-kartu aja nih. SIM A (asli bukan nembak!), KTP elektronik seumur hidup, kartu perpustakaan saya dan anak, kartu diskon toko buku, dan kartu kredit buat darurat.

Itu aja sih.”

Dompet Shanty

Reporter: “Bedak dan lipstik nggak bawa?”

Shanty: “Apa itu bedak dan lipstik?”

Reporter: “Oke lah, terima kasih sekali Shanty. Semoga sukses terus ya.”

Demikianlah pemirsa, sudah puas kan mengubek-ubek tasnya Shanty yang ternyata nggak ada apa-apanya itu? Bagaimana, apakah itu menginspirasi Anda? Sampai jumpa esok hari pada acara dan waktu yang sama. Da…da…

***

“Tulisan ini diikutsertakan dalam giveaway What’s In Your Bag – Waya Komala

www.wayakomala.web.id

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

16 thoughts on “What’s in Shanty’s bag?

  • February 4, 2016 at 5:13 pm
    Permalink

    Hahahahaa…ngekek di bagian dompet lebih besar a.k.a suami..:D

    Reply
  • February 4, 2016 at 6:46 pm
    Permalink

    hahahhaa….teh Shanty entertain bangeett gayanya….
    Aku minta tanda tangan laah…abis iniiih…..biar entar bisa aku pamer-pamerin….*artiiiisss…

    oh ya teh,
    di tasnya kok gak ada buku?
    iihhii…iseng nanya.

    Sama,
    aku mulai mengikuti gaya nya teteh niih…
    karena HP kamera nya butut (HP kmarin kena air, jd mati pet!) jadilah lungsuran swami yg uda…emmm…alhamdulillah.
    Skarang berasa kaya wartawan, bawa kamera DSLR.

    kmarin bodor teh,
    lensanya gak bisa nyetting, jd terpaksa ganti lensa tele…untuk foto di dalam ruangan…apa gak di ketawain orang aku teh….?
    heuueuu…

    Sekian curhat dari saya…hiihii…maaf malah nyampa di mari.

    Reply
    • February 5, 2016 at 4:15 am
      Permalink

      Buku nggak dibawa-bawa. Takut rusak Len. Kalau lagi keluar (luar rumah maksudnya bukan luar negri) bawa tas, kan banyak urusan. Nggak sempat juga mau baca buku.

      Lensa tele buat dalam ruangan? Sebenarnya nggak ngerti juga sih Len. Emang aneh ya? Ha…ha… pokoknya kalau emak-emak pakai barang terlalu canggih-canggih, memang kita harus positif postif thinking dulu. Itu bukan pamer atau keren. Tapi ya memang cuma adanya itu. Dan belum tentu mereka ngerti cara pakenya.

      Reply
  • February 4, 2016 at 6:56 pm
    Permalink

    Hahahha lucu juga semoga menang ya mak 🙂

    Reply
  • February 4, 2016 at 8:58 pm
    Permalink

    ahahahaha asik banget gaya tulisannya. Menarik pisan teh 🙂 salam kenal

    Reply
  • February 5, 2016 at 4:16 am
    Permalink

    Salam kenal juga Riska. Iya sama, saja juga ketawa-ketawa pas nulisnya. Ha…ha…

    Reply
  • February 5, 2016 at 11:50 am
    Permalink

    Hahahaha… geli lucu gimanaaa gitu pas bacanya mba :)). Kepikiran bikin kayak gitu :D.

    Reply
    • February 6, 2016 at 5:51 am
      Permalink

      Bikin Mol, lumayan nyenengi-nyenengin hati. Kapan lagi kita bisa jadi artesss.

      Reply
  • February 10, 2016 at 2:16 pm
    Permalink

    Wihh lucu mbak Shanty, jadi artis yang sedang diwawancara ya?

    Tasnya bagus sekali mbak, kesukaan saya tuh banyak lacinya 🙂

    Reply
  • February 17, 2016 at 3:17 pm
    Permalink

    Dompetnya ngingetin kuliah ih hahahaha

    Reply
  • February 20, 2016 at 10:32 pm
    Permalink

    wawancaranya diliput setasiun televisi mana nich? heheeee….lengkap ya,MBak..dompet enggak pernah ketinggalan

    Reply
  • February 21, 2016 at 6:07 am
    Permalink

    Aih ini acara infotainment lagi wawancarain komedian ya 😀
    Warna tasnya lo kok perciss tas saya ya?

    Reply
  • February 21, 2016 at 11:58 am
    Permalink

    bagi pinjem kameranya kakaaaa…. aku motretnya cuma bisa pake hp 😉

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: