Guiding Puberty bersama dr. David Budi Wartono

Materi ketiga pada Seminar Menjadi Ibu Bijak dalam rangka penggalangan dana untuk para jompo di desa Cileutik Bandung ini, tidak kalah menarik. Kali ini dr. David Budi Wartono membagi ilmu keren untuk membuka wawasan untuk memandu anak melalui masa pubertas. Judul lengkapnya Guiding Puberty, Preventing micro penis & small breast development.

 

Ciri Pubertas

Seperti kita ketahui, masa pubertas ditandai dengan perkembangan hormon seksual yang memberikan ciri-ciri kelamin primer dan sekunder.

 

Ciri kelamin sekunder (1)
Ciri kelamin sekunder

Masa-masa pubertas ini sering kali hubungan anak dan orangtua menjadi agak renggang, padahal sebenarnya banyak hal yang perlu diperhatikan para orangtua terhadap anak remaja mereka. Berikut hal-hal yang perlu orangtua perhatikan menurut dr. David.

 

Untuk anak laki-laki:

  • Penis tidak micro.
  • Testis tumbuh sempurna, sperma bagus. Perlu diketahui juga bahwa hormon testoteron sifatnya tidak tahan panas. Itu sebabnya hindari anak laki-laki tidur dengan pakaian dalam yang ketat. Cukup dengan boxer saja.
  • Badan atletis tinggi, dada bidang.
  • Bentuk wajah maskulin
  • Kesehatan masa tua yang terjamin

 

Untuk anak perempuan:

  • Pertumbuhan payudara yang sempurna
  • Pertumbuhan dan pematangan rahim yang sempurna, tidak mengalami sakit menstruasi
  • Tinggi badan wanita yang baik, bentuk badan yang sempurna

Menurut dokter lulusan Universitas Maranatha Bandung ini, untuk mengetahui berapa tinggi badan yang ideal, coba deh masuk ke Mango atau Gucci. Cek baju mereka untuk ukuran tubuh berapa? Rata-rata pakaian karya designer dibuat untuk ukuran tinggi badan 170 cm.

Bentuk tubuh proporsional itu bisa dicapai jika kita sehat dan makan makanan yang bergizi. Bukan gorengan!

  • Kesehatan masa tua yang terjamin

Pada keturunan Chinese sempat ada mitos anak gemuk itu artinya anak orang kaya dan pembawa rejeki. Tapi sekaligus memberikan warisan sejumlah penyakit generatif di usia dini, seperti stroke, diabetes, jatung. Anak itu lebih baik sedikit kurus (dalam batas normal) daripada kegemukan.

 

Makanan yang sehat untuk masa pubertas

dr. David Budi WartonoMasa pubertas membutuhkan asupan gizi yang baik. Gangguan gizi pada masa ini dapat menyebabkan kelainan infertilitas dan pertumbuhan tubuh yang tidak optimal. Berikut makanan yang sehat untuk masa pubertas:

  • Karbohidrat kompleks, seperti biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buahan
  • Sumber protein yang baik, seperti daging, ikan, telur, biji-bijian
  • Tidak mengkonsumsi produk susu, jika alergi. Sebaiknya menghindari produk susu.
  • Kurangi asupan tepung, gula dan susu. Batasi makan mie dan roti.
  • Perbanyak cemilan jenis protein.

Spesial untuk anak laki-laki:

  • Banyak makanan yang keras agar terbentuk wajah dengan tulang rahang yang bagus

Orang Padang profil mukanya bagus, karena banyak makan daging. Cowok-cowok Korea dibuat pertumbuhannya tidak mencapai stage yang tertinggi. Mereka lebih banyak makan soya. Orang Jawa dibuat bulat-bulat karena banyak makan yang manis-manis. Orang Sunda kulitnya bagus karena makan lalaban.

Atur makan anak jika ingin anaknya tumbuh cantik dan ganteng. Beri cukup protein.

  • Butuh protein untuk makan malam dan cukup aktifitas agar membentuk otot yang bagus
  • Butuh sayuran untuk makan setengah siang
  • Makan pagi sebaiknya diatas jam 9 pagi
  • Bangun pagi sebaiknya air lemon

Spesial untuk anak perempuan:

  • Hindari diet yang tidak perlu, karena yang membuat gemuk adalah tepung (snack dan roti) atau pun makanan di luar jam makan

Jangan terpengaruh dengan gizi tambahan dalam makanan yang tidak sehat. Istilahnya fortifikasi. Makanan itu sebenarnya tidak ada gizinya, jadi ditambahkan dengan gizi fortifikasi yang jumlahnya sangat sedikit. Info lebih banyak tentang fortifikasi makanan dapat dilihat di artikel ini.

  • Banyak sayuran dan cukup protein akan membentuk badan yang ideal dan melindungi dari kanker

Hindari gula dan roti karena cenderung membuat haid sakit. Jangan biasakan makan tepung seperti mie atau roti. Haid sakit, itu bisa disebabkan karena banyak makan yang manis dan tepung. Dengan mengubah pola makan, biasanya rasa sakit bisa hilang dengan sendirinya.

Masak sehat:

  • Masak sedikit minyak

Hindari juga produk lemak jenuh, dan beralih ke lemak tidak jenuh. Apa lagi nih? Lemak jenuh adalah lemak yang tidak baik bagi tubuh, biasanya berasal dari daging merah dan minyak. Minyak jenuh ini tidak boleh dipanaskan. Jadi kalau ingin manfaatnya terserap tubuh, bisa di berikan sebagai dressing salad. Jangan dipanaskan!

Lemak tidak jenuh yang baik bagi kesehatan diantaranya makanan yang mengandung omega 3 dan omega 6 seperti kedelai, salmon, minyak jagung, minyak zaitun, almond, butter (bukan margarine ya), minyak kelapa.

  • Tidak menggunakan margarine. Ganti dengan butter
  • Lebih banyak sayuran mentah
  • Lebih banyak buah dan biji-bijian
  • Kurangi produk susu

Usahakan hindari atau mengurangi produk susu. Susu sekarang itu berbeda dengan susu jaman dulu saat 1 sapi hanya menghasilkan 2 liter susu perhari. Kini sapi dituntut menghasilkan susu 20 liter/hari dengan suntikan obat, hormon pertumbuhan dan antibiotik. Berdasarkan sebuah penelitian, 40% produk susu yang beredar mengandung suntik hormon. Para produsen susu tersebut sudah diperingatkan untuk segera memperbaiki produknya jika tidak ingin disampaikan ke publik.

  • Sekali seminggu, boleh bebas makan diluar

 

Kelainan Pubertas

Perlu diketahui bahwa masa pertumbuhan itu hanya 2 tahun setelah haid/masa pubertas. Setelah itu sudah tidak akan optimal lagi. “Jangan datang ke saya saat akan menikah di usia 25 tahun dengan gangguan pubertas. Sudah terlambat,” kata dr. David.

Kelainan pubertas yang perlu diwaspadai:

  • Puber sebelum usia 12 tahun
  • Pria tumbuh payudara

Saat payudara tumbuh, terasa sakit. Ini bisa terjadi pada anak laki dan perempuan. Tapi kalau hal itu terjadi pada anak laki lebih dari 1 atau 2 bulan, maka perlu diperiksakan ke dokter. Proses pertumbuhan payudara akan terjadi 3-5 tahun.

  • Ukuran testis penis tidak membesar setelah usia 14 tahun.

Ereksi normal pria Asia 13cm, jika terlalu kecil bisa jadi ada kelainan hormon.

  • Wanita tumbuh kumis
  • Wanita haid sakit, haid tidak teratur lebih dari 1 tahun pertama
  • Tinggi diluar kuartil 75-95

 

Terapi pada masa Pubertas

Terapi yang bisa dilakukan pada masa pubertas:

  • Koreksi pola makan
  • Koreksi olahraga
  • Koreksi gangguan hormonal: Thyroid, Lh & FSH, Sex hormon (mulai 14 tahun agar tidak pendek, tidak boleh menggunakan testoteron dan estrogen)

Periksakan perkembangan anak pada usia menjelang pubertas, dan koreksi akan bisa dilakukan pada masa yang optimal. Dibawah usia 12 tahun belum boleh diberikan terapi hormonal karena akan menghambat pertumbuhan tulangnya. “Jadi lebih memilih anak tumbuh dengan penis kecil tapi badannya tinggi, atau penis besar tapi badannya pendek?” tanya dr. David. Dan ibu-ibu pun berpikir keras.

Periksanya kemana Dok? “Bisa ke dokter umum atau dokter anak, ke tempat praktek saya juga bisa,” promosi dokter umum yang juga ahli anti aging dan kecantikan ini.

 

Mengenai LGBT dan Sunat

Ada pertanyaan menarik mengenai LGBT yang kini marak. Apakah kelainan LGBT dipengaruhi oleh pertumbuhan hormon yang tidak seimbang? Walau pertanyaan ini menurut dr. David lebih tepat diajukan ke psikolog, ia mencoba menjawab sebisanya. Menurut dokter yang aktif di DF Clinic ini, LGBT lebih pada kegagalan pembinaan fase identifikasi “Who am I” dalam keluarga.

Ketika umur 4-10 tahun, anak harus dikenalkan pada peran gender. Anak semestinya mengenal sosok feminin yang lembut dan sosok maskulin yang melindungi keluarga dalam rumah tangga sehingga ia tidak kesulitan dalam mengidentifikasi siapa dirinya dan bagaimana semestinya bersikap sesuai jenis kelaminnya.

Pertanyaan lain adalah mengenai sunat. Apakah ada pengaruhnya usia sunat dengan hormon pertumbuhan agar tumbuh lebih baik? Seperti kita tahu, anak-anak suku Jawa cenderung sunat pada usia menjelang remaja. “Itu cuma mitos, tidak ada hubungannya. Hanya saja bagi dokter lebih mudah sunat saat penisnya lebih besar daripada terlalu kecil.”

Demikianlah, materi menarik yang disampaikan dr. David Budi Wartono dalam rangkaian Seminar Menjadi Ibu Bijak yang dilaksanakan di Prodia Wastukencana pada 23 Januari 2016 lalu. Saat itu jam telah menunjukkan pukul 12.15. Bagaimana, siap melanjutkan dengan materi keempat mengenai cara mempertahankan kehidupan seksual dalam rumah tangga?

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

4 thoughts on “Guiding Puberty bersama dr. David Budi Wartono

Leave a Reply

%d bloggers like this: