Be Persistence

Entah kenapa kejadian seperti ini selalu berulang saya lihat,

1. Terjadi sebuah masalah.

2. Seseorang merasa melihat solusinya dan mencoba memecahkannya.

3. Solusi berhasil (sedikit) walau belum sempurna.

4. Haters muncul berusaha mematahkan semangat seseorang tersebut untuk tetap bergelimang masalah.

5. Seseorang itu menyerah dan pundung.

6. Mereka semua kembali pada no 1.

12376196_10154495182942908_1276546077850361218_n

Tapi ada seseorang yang kuat dan bertahan dengan memasang kacamata kuda terhadap segala macam usaha haters. Semata-mata karena mereka yakin seyakin yakinnya akan teratasinya masalah tersebut. Suatu saat nanti. Jika konsisten dan mendapat dukungan.

Mereka tidak terpengaruh pada haters yang selalu dirundung energi negatif. Mereka mampu mengabaikan energi negatif itu. Karena mereka sadar sesadar sadarnya jika tertular energi negatif itu, masalah tidak akan pernah selesai.

Jangan pernah menggadaikan energi positifmu untuk kebahagiaan para haters. Biarlah haters mati sendiri dengan energi negatifnya, itu pilihan mereka. Tidak ada seorang pun yang bisa membantu mereka.

Semoga kita tidak menjadi haters buat anak-anak kita, keluarga kita, lingkungan kita, negara kita. Amin.

‪#‎Renungan‬_Subuh

*Haters dalam tulisan ini mengacu kepada orang yang hanya berniat mematahkan semangat orang lain tanpa bisa memberikan solusi.

Shanty Dewi Arifin

Penulis yang suka berbagi Pengalaman dan Oleh-oleh dalam rangka belajar menjadi perempuan yang lebih baik bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakatnya. Bergabung dengan komunitas: Blogger - Institut Ibu Profesional Bandung - Arsitektur ITB 93 - IATSS Forum 2003 - Akademi Menulis 5 Menara - #ODOPfor99days.

3 thoughts on “Be Persistence

  • January 23, 2016 at 9:37 am
    Permalink

    Saya sih merasa haters adalah orang perhatian sama kita or ngak ada kerjaan. Tapi saya bukan artis jd kyknya ngak ada haters mudah mudahn ngak ya hehhehe

    Reply
  • January 23, 2016 at 10:14 am
    Permalink

    cape kalo harus ngeladenin haters mah ya mba… mendingan maju terus pantang mundur 🙂

    Reply
  • January 23, 2016 at 12:34 pm
    Permalink

    Kalau merasa gak menyakiti/ merugikan org lain, saya mah cuek aja hihihi

    oh ya, di jaman medsos sekarang makin banyak haters, kalau suami saya sih wanti2 kalau di medsos mah humble aja, jadi gak terllau dipikirin 😀

    Reply

Leave a Reply

%d bloggers like this: